Cakupan Pekan Posyandu 2026 di Targetkan Wako Solok 95 Persen
Cakupan Pekan Posyandu 2026 di Targetkan Wako Solok 95 Persen
kota
Baca Juga:
Pengurus DPD PDIPKunjungi Kantor DPW PKSSumateraUtara (Sumut) di Jalan Kenanga Raya, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Rabu (10/7).
PDIP membuka peluang koalisi dengan PKS untuk mengusung calon kepala daerah di Pilgub Sumut 2024.
"Harapan (rencana koalisi), dan semoga harapan itu menjadi kenyataan," kata Ketua DPW PKS Sumut Usman Jakfar usai pertemuan dengan PDIP.
Usman menyebutkan kedekatan PKS dan PDIP akan dijadikan modal untuk membangun Sumatera Utara.
"Jadi kunjungan balasan ini dalam rangka untuk mempererat tali silaturahmi PKS dan PDIP. Kedekatan ini akan dijadikan modal untuk membangun Sumut," ujarnya.
Menurut Usman, DPW PKS Sumut sudah menyodorkan empat nama ke DPP PKS untuk diusung di Pilgub Sumut 2024. Empat nama yang disetor ke DPPPKSitu adalah mantan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi, Berry Simorangkir, Amir Hamzah, dan Wali Kota Medan Bobby Nasution.
"Semuanya kita antarkan ke DPP. Dan nantinya DPP yang memutuskan siapa yang diusung. Semua mendapatkan peluang yang sama. Tapi hingga saat ini belum ada SK yang diberikan kepada siapapun untuk Cagub Sumut," terangnya.
Nama EdyRahmayadiMuncul
Dalam kesempatan itu, Ketua DPD PDIP, Rapidin Simbolon mengatakan pihaknya juga sudah mengusulkan sejumlah nama ke DPP PDIP untuk diusung di Pilgub Sumut 2024. Dua di antaranya adalahEdy Rahmayadi hingga Nikson Nababan.
"Soal nama ada juga kader kita Nikson Nababan, nonkader Edy Rahmayadi. Dan itu semua sudah dikirim ke DPP PDIP. Soal nanti siapa yang menjadi keputusan DPP tentu kami all out, artinya tegak lurus. Kita berjuang sampai menang," urainya.
Rapidin juga menyebutkan peluang koalisi dengan PKS di Pilgub Sumut cukup besar. Oleh karena itulah, pihaknya mengunjungi Kantor DPW PKS untuk menjalin silaturahmi.
"Agenda kami membalas silaturahmi yang dilakukan PKS ke PDIP. Tapi sepertinya hari nurani saya dan Pak Usman dan teman teman semua kok bergetar bersama. Itu saya tak tahu tanda-tandanya seperti apa," ungkapnya.
Menurut Rapidin wewenang untuk memutuskan siapa yang akan diusung di Pilgub Sumut 2024 ada di DPP PDIP. Oleh karena itu, pihaknya masih menunggu keputusan dari DPP PDIP
"Tapi tidak ada wewenang kami untuk memutuskan siapa calon gubernur Sumut. Tergantung keputusan DPP," ungkapnya.
Diketahui, hingga saat ini ada dua nama yang berpotensi berhadapan di Pilgub Sumut 2024. Keduanya yakni mantan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi dan Mantu Presiden RI Jokowi Bobby Nasution.
Bobby Nasution yang saat ini sudah menjadi kader Gerindra telah memborong dukungan dari enam partai politik antara lain Gerindra, Golkar, PAN, Demokrat, NasDem, dan PKB. Bobby juga mendapatkan lampu hijau dari PPP. Sedangkan Edy Rahmayadi belum mendapatkan satupun dukungan dari partai politik.(red)
Cakupan Pekan Posyandu 2026 di Targetkan Wako Solok 95 Persen
kota
Wali Kota Solok H. Ramadhani Kirana Putra Buka Puasa bersama keluarga besar Tim Penggerak PKK Kota Solok.
kota
Berbagi di Bulan Penuh Berkah, Koramil 11/TB Salurkan Takjil untuk Warga Tanjung Beringin
kota
Di Saf yang Sama dengan Warga, Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/TS Tunaikan Tarawih di Sangkunur
kota
Dahi Menyentuh Sajadah Cerita Haru Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/TS di Masjid Nurul Huda, Sangkunur
kota
Gempuran Kasih Sayang, Satgas TMMD 127 Kodim 0212/TS Taklukan Ketidaklayakan Huni di Angkola Sangkunur
kota
Dari Dinding Kusam Menuju Asa Cerah, TMMD Ke127 Kodim 0212/TS Hadirkan Rumah Layak untuk Warga
kota
Di Balik Seragam Loreng, Ada Hati Seorang Ayah, Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Antar Anak SD Pulang Sekolah di Sangkunur
kota
Lebih dari Sekadar Pembangunan, Satgas TMMD 127 Kodim 0212/TS Jadi &039Malaikat Penjaga&039 Anak Sekolah di Angkola Sangkunur
kota
Warkop Madina Siap Hadir di Jalinsum Penggorengan, Erwin Efendi Lubis Gelar Syukuran Penuh Keakraban
kota