Senin, 27 April 2026

Antara Ijeck-Bobby, Shohibul : Perlu Memobilisasi Resistensi Grassroot Menolak Rencana Dinasti

Administrator - Kamis, 25 April 2024 16:30 WIB
Antara Ijeck-Bobby, Shohibul : Perlu Memobilisasi Resistensi Grassroot Menolak Rencana Dinasti
Istimewa


Medan I Sumut24.co
Pengusungan oleh Partai Golkar antara Musa Rajekshah dan Bobby Nasution masih menjadi dinamika politik di Sumut menuju Pilgubsu 2024, sehingga masih menjadi bayang-bayangan di tengah masyarakat.

Pemerhati sosial dan Politik Shohibul Anshor Siregar mengatakan, "Kepasrahan Dirigen Politik yang amat terpaksa" tak hanya telah ditunaikan oleh Golkar untuk melayani kepentingan Joko Widodo dan keluarga. Hal itu masih akan terus ditunaikan sesuai agenda politik sebelum kekuasaannya berakhir sebagai Presiden. Kita ingat Airlangga Hartarto itu adalah Calon Presiden dari Golkar. Karena "Dirigen" ini tak mampu mengemban amanah partai, sempat diwacanakan Kongres Luar Biasa, ucapnya.

Lebihlanjut Dosen Fisipol UMSU itu, Saya kira masih sedang berproses usaha intensif untuk mengambil-alih kepemimpinan nasional Golkar. Terlepas itu akan berhasil atau gagal kelak, urusan-urusan semisal pensubordinasian Golkar untuk kepentingan dinasti Joko Widodo di daerah adalah urusan yang lebih kecil dan lebih mudah, ungkapnya.


Apalagi, Ijeck sangat faham kerumitan urusan ini dan memilih berusaha meredam kegaduhan. Misalnya pasti ada unsur partai di pusat dan didaerah yang mendorongnya untuk memobilisasi resistensi grassroot menolak rencana dinasti Joko Widodo di Sumatera Utara. Karena itu ia hanya akan menunjukkan hak normatifnya untuk dicalonkan dalam pilkada Sumut sebatas untuk difahami, dan jika dapat, diakomodasi oleh DPP Golkar.

Karena itu harus ada yang berani membisikkan kepada Joko Widodo agar kompensasi setara dapat diberikan kepada Ijeck. Dalam hal inilah sewajarnya Bobby Nasution bertindak lebih dewasa, misalnya, meminta agar mertua dan abang iparnya memikirkan alokasi jabatan menteri untuk Ijeck.

Itu bukan sekadar marwah untuk Ijeck, tetapi untuk Golkar, terutama di daerah.

Sejak menjadi Ketua DPD Tingkat I Golkar Sumatera Utara Ijeck telah bertekad mencalonkabn diri menjadi Gubernur Sumut. Untuk itu ia menjanjikan rekrutmen jutaan kader dan rasionalisasi organisasi menghadapi Pemilu 2024. Hasilnya tak mengecewakan dan di antara sesama partai, Golkar di Sumut tetap memiliki kewibawaan yang terujui. Jika untuk mengisi jabatan kepala daerah di beberapa tempat diperlukan dukungan Golkar, saya kira dengan mudah Joko Widodo akan mendapatkannya. Bobby, misalnya.red

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bobby Nasution Ajak Gekrafs Sumut Perkuat Kolaborasi, Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Ijeck Raih Juara 3 di Kejuaraan Sprint Rally Putaran 1
Bobby Nasution Berhasil Perjuangkan Kenaikan Dana Pemulihan Pascabencana Sumut dari Pusat Hingga Rp23 Triliun
Bobby Nasution Tekankan Pembinaan dan Integritas Atlet,  Targetkan Sumut Konsisten di Papan Atas PON
Pengamat Kritik Keras: Rangkap Jabatan Sulaiman Harahap Bukti Lemahnya Ketegasan Gubernur
Gubernur Bobby Nasution Terima Aspirasi Serikat Pekerja Kehutanan
komentar
beritaTerbaru