Kamis, 12 Februari 2026

Ribuan Santri Tebuireng Berebut Keranda Jenazah Gus Sholah

Administrator - Senin, 03 Februari 2020 14:41 WIB
Ribuan Santri Tebuireng Berebut Keranda Jenazah Gus Sholah

 

Baca Juga:

Jombang I SUMUT24 Ribuan santri berebut memegang keranda jenazah KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah. Tak pelak sempat terjadi saling dorong saat jenazah Pengasuh Ponpes Tebuireng itu dibawa ke masjid pesantren untuk disalati.

Jenazah Gus Sholah tiba di Ponpes Tebuireng, Jalan Irian Jaya, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Jombang sekitar pukul 13.00 WIB. Jenazah adik kandung Gus Dur itu langsung disemayamkan di Dalem Kasepuhan atau kediaman Gus Sholah di sebelah utara masjid pesantren.

Sekitar 30 menit setelahnya, yaitu pukul 13.30 WIB, jenazah dikeluarkan dari Dalem Kasepuhan. Berbeda dengan saat tiba, kali ini keranda jenazah Gus Sholah dibalut kain hijau yang bertuliskan kalimat tauhid dan Rukun Kematian Tebuireng Utara.

Keranda berisi jenazah Gus Sholah ini sempat menjadi rebutan ribuan santri yang sudah menanti di jalan masuk ke Dalem Kasepuhan. Mereka berebut untuk memegang keranda tersebut. Akibatnya, saling dorong pun terjadi.

Jenazah Gus Sholah akhirnya bisa masuk ke dalam masjid yang dipenuhi ribuan santri. Di dalam masjid, jenazah tokoh HAM Indonesia itu langsung disalati. Salat jenazah dibagi menjadi dua gelombang karena saking banyaknya pelayat dan para santri.

“Silakan santri-santri yang belum menyalati untuk salat kedua kalinya,” kata seorang pria dari pihak Ponpes Tebuireng melalui pengeras suara masjid, Senin (3/2/2020).

Sementara para santri dan pelayat yang sudah menyalati jenazah Gus Sholah bergeser ke sekitar area makam keluarga Ponpes Tebuireng. Karena setelah disalati di masjid, jenazah Gus Sholah akan langsung dibawa ke makam. Hingga pukul 13.51 WIB, salat jenazah Gus Sholah masih berlangsung.

Gus Sholah Wafat di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita, Jakarta pada Minggu (2/2/2020) sekitar pukul 20.55 WIB. Mantan Wakil Ketua Komnas HAM itu sempat kritis setelah menjalani operasi jantung, Jumat (31/1).

Adik kandung Gus Dur ini merupakan pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang. Jenazahnya akan dimakamkan di pemakaman keluarga yang ada di dalam pesantren tersebut pada Senin (3/2) pukul 16.00 WIB. (red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Ade Jona: HIPMI Sumut Harus Rendah Hati dan Jadi Solusi Ekonomi Daerah
Pelantikan HIPMI Sumut 2026, Ade Jona Prasetyo Ingatkan Pengusaha Muda Tetap Rendah Hati
Massa PBH Anak Bangsa Tabagsel Datangi Kejari dan PN Padangsidimpuan, Desak Transparansi Kasus Meski Korban Sudah Cabut Laporan
Polres Padangsidimpuan Tangkap Pelaku Pencabulan Anak di Hotel Lancar, Masyarakat Dihimbau Waspada
Unimed Wisuda 1.046 Lulusan, Rektor : Jadilah Generasi Tangguh Menuju Indonesia Emas 2045
Pemerintah Pusat Diminta Adil, Segera Mekarkan Provinsi Papua Utara
komentar
beritaTerbaru