Peringati Bulan K3 Nasional, PLN UID Sumatera Utara Gelar Donor Darah Dan Mini Medical Check Up
sumut24.co MEDAN, Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026, PT PLN (Persero) melalui PLN UI
kota
SURABAYA I Sumut24.co Sebagai mahasiswa dan dosen di kampus, melakukan sebuah penelitian memang menjadi sebuah kewajiban. Selain itu, pundi-pundi uang hingga miliaran rupiah juga bisa didapatkan para akademisi dari meneliti.
Baca Juga:
Hal tersebut diungkapkan Prof. Arif Muntasa dan Assoc.Prof. Wahyudi Agustiono, Guru Besar dan Dosen Universitas Trunojoyo Madura.Untuk bisa mendapatkan hasil penelitian yang sukses, seorang peneliti harus memiliki strategi tepat dalam proses pelaksanaan penelitian.
“Termasuk, memuliki passion (semangat) dan tekat yang kuat melakukan sebuah penelitian. Kalau bisa dibilang passion ini seperti istilah bonek. Yang mana keinginan yang kuat harus disertai dengan usaha maksimal,†ujar Arif dalam Webinar Komunitas SEVIMA, Senin (25/10) pagi.
*Lantas bagaimana strategi yang tepat untuk mendapatkan hibah penelitian tersebut?*
Dalam informasi yang disampaikannya, ada beberapa hal yang harus ditata untuk sukses meneliti dan dapat hibah penelitian:
*1. Cari ide segar yang bermanfaat*
Arif mengungapkan bahwa sebuah penelitian memang membutuhkan sebuah ide yang segar dan cemerlang. Oleh karena itu ide yang dijabarkan harus benar-benar fresh dan tahu arah serta tujuan dari ide yang akan Anda jalankan. Anda harus jelas ketika membuat input yang akan dimasukkan dalam proses penelitian tersebut.
Selain itu, Anda juga harus memastikan berapa lama jangka waktu yang Anda butuhkan untuk menyelesaikan proyek penelitian tersebut. Setelah bisa memetakan proses pelaksanaan proyek tersebut, Anda harus bisa memikirkan tentang ekspektasi yang akan muncul ketika hasil penelitian tersebut diketahui dan digunakan oleh banyak orang.
“ide yang harus dilakukan harus memiliki bahasan menarik (interesting) dan merupakan sebuah karya asli (novel). Etika juga harus dijunjung. Sehingga karyanya dapat bermanfaat dan relevan untuk pembangunan serta pengembangan ilmu pengetahuan,†ungkap Wahyudi.
*2. Buat rencana penelitian dan penerapan secara matang*
Perencanaan sangat penting untuk mendukung kesuksesan penelitian dan pendanaan. Oleh karena itu di sini akademisi bisa belajar dari pengalaman yang sudah dilakukan tersebut. Roadmap ini bisa menjadi salah satu kunci untuk menyatakan arah dan tujuan kemana larinya penelitian yang Anda lakukan.
Selain itu, penelitian diharapkan tidak hanya menghasilkan tumpukan kertas. Tapi juga manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Misalnya saya sebagai dosen komputer, berkolaborasi lintas bidang untuk mengembangkan teknologi yang bisa membantu petani jagung di Madura. Ini pengalaman kami dalam meraih hibah ratusan juta rupiah, dan manfaat dari hasil penelitian tersebut tidak hanya menguntungkan kita, tapi juga untuk masyarakat luas,†ungkap Wahyudi.
*3. Harus tekun dan pandai menyesuaikan kondisi*
Agar proses penelitian tersebut bisa berjalan dengan lancar, akademisi harus tekun menindaklanjuti terkait rencana proyek. Terlebih jika karya tersebut sangat berpengaruh besar terhadap hasil yang terbaik.
Karena apa yang diteliti, tidak selalu sesuai rencana. Bisa jadi dalam penerapan di lapangan, ada berbagai macam masalah dan tantangan.
“Memang dalam menyusun proposal penelitian, kita kalau bisa sedetil mungkin termasuk menyusun anggaran secara akuntabel. Tapi semua itu harus tetap disesuaikan dengan kondisi lapangan, agar kebermanfaatan bisa maksimal,†lanjut Arif.
*4. Publikasikan ke media massa dan masyarakat luas*
Penelitian tak seharusnya berhenti pada persiapan keilmuan saja. Namun menurut Prof. Wahyudi, sebuah proses pemenangan hibah akan lebih lengkap jika dikenal oleh media massa. Media massa ini akan membantu penelitian Anda menjadi lebih mudah untuk disebarluaskan manfaatnya kepada banyak pihak.
“Bagaimana tidak, kita meneliti kan tujuannya hanya mendapatkan penelitian dan ilmu saja yang didapat. Namun Anda juga lebih mudah mendapatkan relasi dan kebermanfaatan yang luas. Media adalah sarana yang cocok untuk membantu itu,†pungkas Wahyudi.red
sumut24.co MEDAN, Dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional Tahun 2026, PT PLN (Persero) melalui PLN UI
kota
sumut24.co JAKARTA, PT PLN (Persero) kembali menegaskan komitmennya terhadap budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui pelaksanaa
News
sumut24.co JAKARTA, Polri menggelar kegiatan bertajuk Konsolidasi Asesor Assessment Center Polri Tahun 2026 di Hotel Grand Sahid Jaya, Ka
News
sumut24.co ASAHAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP Sumbagut) melaksanakan Pelatihan Desa Siaga Bencana T
News
sumut24.co BATUBARA , PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus mempercepat agenda hilirisasi nasional dengan melakukan groundbreaking F
News
Sergai sumut24.co Keberadaan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sei Rampah yang berlokasi di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), D
News
sumut24.co ACEH BESAR, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP Sumbagut) melaksanakan kegiatan Penanaman Rehabil
News
sumut24.co TANJUNGBALA, Komitmen memperkuat pembinaan umat dan syiar Islam di Kota Tanjungbalai terus digaungkan.Hal itu terlihat saat Wali
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Kecamatan Tanjungbalai
News
sumut24.co Tanjungbalai, Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim, memimpin Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Kecamatan Teluk Nibun
News