Meski Tutup selama Ramadan, Pengusaha Tempat Hiburan Harus Beri Gaji Karyawan

MEDAN|SUMUT24
Ditutupnya tempat hiburan di Medan selama bulan Ramadan akan berdampak pada mati surinya penghasilan pengusaha dan nasib para karyawan. Seperti diketahui Pemko Medan bakal mengedarkan imbauan berupa larangan, bagi pengusaha tempat hiburan membuka usahanya selama Ramadan berlangsung.

Ketidakjelasan nasib para karyawan tempat hiburan selama bulan Ramadan menjadi perhatian DPRD Kota Medan. Mewakili Komisi C Boydo Panjaitan mengatakan bahwa para pengusaha tempat hiburan wajib membayar penuh gaji karyawan.

“Pengusaha wajib bayar gaji karyawan walaupun usaha mereka tutup di bulan Ramadan. Kalau tidak dibayar para karyawan tempat hiburan mau makan dari mana. Ini konsekuensi pengusaha tempat hiburan,” ujar anggota DPRD dari Fraksi PDIP tersebut di ruang kerjanya, Senin (31/5).

Boydo juga mengajak para karyawan yang tidak mendapatkan haknya untuk membuat pengaduan ke DPRD Kota Medan.

“Silakan laporkan ke kantor DPRD jika tidak menerima hak sebagai karyawan. Pengaduan bisa langsung ke Komisi C,” tegas Boydo Panjaitan.(R02)