Masih Tersisa 48 Papan Reklame Bermasalah

Medan|SUMUT24
Tim Terpadu Penertiban, Penindakan dan Pembongkaran Papan Reklame terus beraksi untuk membersihkan papan reklame bermasalah yang didirikan di 13 titik ruas jalan bebas reklame. Seluruh papan reklame bermasalah harus dibersihkan dari Kota Medan, tidak ada tebang pilih.

Giliran dua unit baliho jenis billboard dan baliho di Jalan Balai Kota Medan yang menjadi sasaran pembongkaran, Selasa (16/4) malam. Pembongkaran yang dilakukan tim terpadu sudah mencapai 20 dari 68 papan reklame yang menjadi target pembongkaran.

Papan reklame yang pertama dibongkar terletak persis depan Bank Mandiri. Proses pembongkaran berjalan dengan lancar, sebab pengusaha advertising tidak berupaya untuk menghalanginya. Tanpa kesulitan, tim terpadu berhasil membongkar papan reklame jenis billboard berukuran lebih kurang 4 x 8 meter milik Sumo Advertising tersebut.

Setelah itu tim terpadu membongkar papan reklame jenis baliho berukuran lebih kurang 4 x 6 meter milik Multigrafindo Advertising, lokasinya persis di Jalan Balai Kota simpang Jalan Raden Saleh. Tanpa kesulitan sedikit pun, tim terpadu berhasil menumbangkan baliho. Seluruh material konstruksi papan reklame yang dibongkar dibersihkan dan dibawa ke Lahan Cadika Pramuka.

Kabid Pengendalian dan Pemanfaatan Tata Ruang Dinas Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB) Kota Medan, Indra Siregar, tim terpadu akan terus melanjutkan pembongkaran sampai 68 papan reklame bermasalah yang didirikan di 13 titik ruas jalan ‘bersih’ semuanya.

“Kita sudah berhasil membongkar 20 papan reklame, artinya tinggal 48 papan reklame lagi yang menjadi ‘PR’ kita untuk membongkarnya,” kata Indra.

Sejauh ini Indra mengaku tidak ada masalah dengan pembongkaran yang dilakukan. Awalnya memang ada beberapa pengusaha advertising yang datang dan minta pembongkaran ditunda, namun setelah dijelaskan mereka akhirnya menerimanya. Bahkan, para pengusaha advertising itu ada yang membongkar sendiri papan reklamenya.

Melihat kinerja tim terpadu selama ini, Indra pun optimis 48 papan reklame bermasalah yang tersisa dan masih berdiri dengan kokoh sampai saat ini akan dibongkar semua.
“Insya Allah dengan kerja sama dan sinergitas yang kita bangun selama ini, 13 titik ruas jalan bebas reklame akan bersih dari papan reklame!” tegasnya.

Ditambahkan Indra lagi, tim terpadu dalam melakukan pembongkaran tidak ada pilih kasih. Apabila sampai saat ini masih ada papan reklame yang belum ‘tersentuh’ lantaran pihaknya kekurangan personel. Meski demikian Indra memastikan papan reklame yang belum ‘tersentuh’ itu tinggal menunggu waktu saja untuk dibongkar. “Tak ada cerita, seluruh papan reklame bermasalah itu pasti kita bongkar semua,” pungkasnya. (tim)