Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
Medan | Sumut24 Setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Medan menemukan kandung boraks pada saat melakukan sidak di Ramadhan Fair, Senin (13/6), hari ini Selasa (14/6) Badan Ketahanan Pangan (BKP) menemukan, diduga mie mengandung formalin.
Baca Juga:
- Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
- Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut24 Group Rianto SH MH Berduka
- Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Sumut, Emilia Lubis mengatakan, pihaknya melakukan pengecekan sample makanan di Ramadhan Fair dengan membagi dua tim, yang masing-masing memiliki tugas, mengambil sample dan menguji sample.
“Ini kami lakukan pengecekan sample. Jadi kami periksa ada makanan yang mengandung formalin, borak, dan lainnya. Ini kami uji. Anggota dibuat dalam dua tim, ada tim di mobil lab, dan ada tim mengambil sample jajanan,” katanya.
Pada pemeriksaan kali ini, Emilia menjelaskan, pihaknya menemukan diduga mie terkandung formalin di dua stand yang berbeda.
“Iya kemarin katanya dapat boraks. Ini ada juga mie yang diduga mengandung formalin di stand 77 sama stand 83. Masih diduga ya, karena ini akan kita cek terus. Ini masih dilihat kasat mata, akan dilihat dulu kuantitatifnya, alat alat yang kita temukan real time. Kalau betul betul positif maka akan ditindak,” ungkapnya.
Dikatakannya, apabila benar-benar positif mengandung formalin, maka pihaknya akan segera koordinasi dan menindak pedagang hingga produsen mie tersebut. Sebab, jika dibiarkan, sangat membahayakan masyarakat.
“Sebab, formalin itu bisa memicu pertumbuhan sel-sel kanker dalam tubuh kita,” pungkasnya.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan, Hasan Basri mengatakan, dari sidak BPOM dan pengujian sample yang dilakukan BKP, maka pihaknya akan memastikan, jika sudah terbukti maka pedagang tersebut harus dihentikan.
“Ya katanya, melalui BPOM dari 200 stand, ada dua terdeteksi. Yang jelas ini harus dipastikan, kalau ada boraks di stand nomor berapa, maka akan dihentikan dia berjualan di sini. Ini kan masih diproses. Jadi kami masih cek dulu,” ujarnya.
Hasan Basri mengatakan, pihaknya tetap melakukan pemantauan lokasi Ramadhan Fair. Serta akan bertanggung jawab dengan pengelolaan Ramadhan Fair.
“Kami membuktikan, kami bertanggung jawab dalam pengelolaan. Kami minta BPOM hadir menjelaskan stand berapa yang dapat, dan apa langkah mereka setelah itu. Sumber masalahnya kan adanya pedagang nakal, bukan Ramadhan Fairnya,” ungkapnya.
Hasan Basri berharap, Ramadhan Fair harus tetap berjalan, ia mengatakan, jangan gara-gara pedagang nakal, maka berimbas pada pedagang lainnya, yang berjualan dengan baik.
Ia pun menyatakan, akan meminta bantuan BKP untuk melakukan peningkatan pengawasan, serta aka terus memperkuat pengawasan pengelolaan,
“Kami minta BKP melakukan peningkatan pengawasan. Artinya mengambil sample ke higiniesan. Kalau ada mencurigakan baru ditindak,” pungkasnya. (W04)
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut Group Rianto SH MH Berduka
kota
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
kota
Humanis di Bulan Ramadhan, Satreskrim Polres Padangsidimpuan Turun ke Jalan, Bagikan 50 Paket Takjil untuk Warga
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Dapat Apresiasi Mabesad, Harapan Baru Bangkit Pascabencana, Ketua Tim Wasev Sudah Terlaksana dengan Baik
kota
Wasev Mabesad Tinjau TMMD ke127 Kodim 0212 Tapanuli Selatan, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Menyentuh Rakyat
kota
Genjot Infrastruktur Pasca Bencana, Tim Wasev Mabesad Tinjau Langsung TMMD ke127 di Tapanuli Selatan
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/TS Ditinjau Wasev Mabesad, Dipastikan Target Tuntas Sebelum 11 Maret 2026
kota
Call Center 110 Jadi Andalan Warga, Polres Padangsidimpuan Bubarkan Keributan Remaja di Samping Masjid Raya AlAbror
kota