Minggu, 22 Februari 2026

Pemda Harus Dibantu Susun Renstra Pendidikan

Administrator - Rabu, 01 Juni 2016 07:02 WIB
Pemda Harus Dibantu  Susun Renstra Pendidikan

Medan | SUMUT24 Kemendikbud meminta desain rencana strategis (renstra) pendidikan di daerah disesuaikan dengan program nasional. Salah satu fokus program Kemendikbud adalah meningkatkan mutu guru. Diperlukan sinergi antara Kemendikbud dan daerah untuk menyelaraskan program kerja. “Karena daerah merupakan penyumbang terbesar indikator keberhasilan kinerja kementerian pendidikan dan kebudayaan,” terang Kwarta Adhimphrana Kasubag Informasi Biro Perencanaan dan Kerjasama Luar Negeri, Kemendikbud dalam Workshop Penyusunan Renstra Pendidikan yang difasilitasi USAID PRIORITAS di Hotel Grand Kanaya, Medan, Selasa (31/5). Lebih lanjut Kwarta mengatakan, desain renstra pendidikan perlu disampaikan kepada publik. Masyarakat harus mengetahui arah dan tujuan pendidikan di masing-masing daerah. Pelaporan seperti ini merupakan wujud dari akuntabilitas. “Yang paling penting masyarakat bisa mengetahui out-put dan indikator keberhasilan program pendidikan,” ungkapnya. Penasehat Tata Kelola dan Manajemen Pendidikan USAID PRIORITAS, Mark Heyward, Ph.D mengatakan renstra pendidikan harus diarahkan untuk meningkatkan mutu pendidikan. Guru menjadi fokus program. Guru perlu dilatih terus menerus sehingga kemampuannya mengajar lebih berkualitas. “Selama ini kami membantu pemda mengimplementasikan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan atau PKB, penataan dan pemerataan guru dan literasi. Semua itu sebaiknya dimasukkan ke dalam renstra,” tambahnya. Sedangkan Koordinator Provinsi USAID PRIORITAS Sumut, Agus Marwan mengatakan pemda perlu dibantu agar bisa mendesain renstra pendidikan yang bermutu. USAID PRIORITAS menyediakan dukungan teknis kepada daerah-daerah yang baru saja menyelesaikan pilkada. Tujuannya agar renstra pendidikan yang didesain berdasarkan data-data yang akurat dan sesuai dengan visi-misi kepala daerah. “Setelah enam bulan kepala daerah dilantik, maka harus membuat renstra. Ini kesempatan baik bagi dinas pendidikan untuk bisa merancang renstra pendidikan yang lebih baik,” terangnya. Kepala Dinas Pendidikan Tobasa Lalo Simanjuntak, mengatakan Tobasa menjadikan peningkatan mutu guru sebagai prioritas program pendidikan. Guna mendukung rencana itu, pemda dan DPRD Tobasa telah sepakat mengalokasikan Rp 3 milyar dari APBD untuk pelatihan guru setiap tahun. “Selain itu kami semua telah sepakat, tunjangan profesi pendidikan dan biaya operasional sekolah, sekitar dua persen digunakan untuk PKB. Semua pihak baik guru, kepala sekolah, DPRD dan Bupati telah sepakat. Saat ini kami sedang merancang peraturan bupati sebagai payung hukumnya,” tukas Lalo. Program USAID PRIORITAS bertujuan membantu kabupaten/kota menyediakan layanan pendidikan dasar yang berkualitas. Salah satu bentuk dukungan USAID PRIORITAS adalah membantu pemerintah daerah mengiplementasikan tata kelola dan manajemen pendidikan yang baik (rel/ R.05)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut24 Group Rianto SH MH Berduka
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
Humanis di Bulan Ramadhan, Satreskrim Polres Padangsidimpuan Turun ke Jalan, Bagikan 50 Paket Takjil untuk Warga
TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Dapat Apresiasi Mabesad, Harapan Baru Bangkit Pascabencana, Ketua Tim Wasev: Sudah Terlaksana dengan Baik
komentar
beritaTerbaru