Rabu, 25 Februari 2026

Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra : Masyarakat Madura Untuk Tidak Mudik Saat Lebaran

Administrator - Selasa, 19 Mei 2020 04:55 WIB
Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama Putra : Masyarakat Madura Untuk Tidak Mudik Saat Lebaran
BANGKALAN | SUMUT24.co Penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang hingga sampai saat ini di Indonesia masih belum bisa diprediksi kapan akan berakhir, Kapolres Bangkalan AKBP Rama Samtama menghimbau kepada warganya untuk tidak melakukan mudik saat Lebaran Idul Fitri 1441 H Tahun 2020. Apalagi pemerintah daerah hingga  pemerintah pusat terus berupaya melakukan sosialisasi agar warga melakukan sosial distancing (jaga jarak sosial), salah satunya menunda untuk bepergian atau mudik. Oleh karena itu sikap tegas juga diambil pihak Kepolisian, dengan dibantu warga melakukan pemasangan stiker himbauan untuk tidak mudik saat lebaran, di Bangkalan maupun luar Provinsi Jawa Timur. Kapolres Bangkalan AKBP. Rama Samtama Putra SIK MSi MH melalui Kasubbag Humas Polres Bangkalan AKP. Bahrudi kepada wartawan menganjurkan warganya agar tidak bepergian ke luar kota, termasuk pulang kampung. “Anjuran ini untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, di Bangkalan, Madura Jawa Timur. Karenanya, kami himbau masyarakat tidak bepergian sama sekali, termasuk pergi ke luar kota, apalagi pulang kampung,” kata Bahrudi saat di konfirmasi awak media. Pemerintah Kabupaten Bangkalan bersama Polres Bangkalan juga sudah mengimbau supaya masyarakatnya saat ini tidak melakukan mudik pada Lebaran nanti. Larangan mudik ini disampaikan untuk mengantisipasi terhadap penyebaran virus Corona terhadap orang terdekat. “Mengenai mudik, kami akan melakukan imbauan, belum keluar surat resminya supaya tidak usah mudik. Menunda dulu mudik,” tutur Bahrudi sembari menjelaskan, apalagi kita tahu kalau mudik itu yang ditemui orang tua di kampung. Kalau orang tua sudah agak tua, tentu rentan akan terjangkit.irus,” sambungnya. Imbauan penundaan mudik massal dinilai sejalan dengan kebijakan Physical Distancing. Kapolres Bangkalan AKBP. Rama Samtama Putra juga meminta semua warga masyarakat mengawal secara ketat imbauan dan pembatasan mudik massal. Bahrudi juga mengawasi kegiatan mudik. Menurut dia, mudik massal merupakan kegiatan yang menguras energi, sehingga membuka potensi penularan virus Corona. “Biasanya, mudik bareng sangat identik dengan pengumpulan massa besar yang berdesakan, baik saat pemberangkatan, dalam perjalanan, hingga tiba. Seperti kita tahu, mudik bareng cukup melelahkan dan pastinya mengakibatkan stamina ketahanan tubuh peserta mudik turun drastis ngedrop dan menjadi sasaran muda diserangan virus Covid-19,” pungkasnya.(red)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Polresta Deli Serdang Gencar Patroli Harga Bapokting di Ramadhan 2026
Operasi Dibatalkan Sepihak, Keluarga Pasien Soroti Layanan RS Royal Prima dan Ancam Lapor ke DPR RI
Tempat Hiburan Malam HIO di Komplek Graha Kisaran Terbakar
Modesta Marpaung Gelar Reses V di Tiga Lokasi, Serap Aspirasi Konstituennya
Cakupan Pekan Posyandu 2026 di Targetkan Wako Solok 95 Persen
Wali Kota Solok H. Ramadhani Kirana Putra Buka Puasa bersama keluarga besar Tim Penggerak PKK Kota Solok.
komentar
beritaTerbaru