Polresta Deli Serdang Gencar Patroli Harga Bapokting di Ramadhan 2026
Polresta Deli Serdang Gencar Patroli Harga Bapokting di Ramadhan 2026
kota
Komisi III Kritisi Kinerja BP2RD dan Dinas Koperasi
Baca Juga:
MEDAN|SUMUT24 Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD Medan) mengkritisi kinerja Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) dan Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan, Selasa (14/4).
Kritikan ini disampaikan Ketua Komisi III, Rizky Lubis dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Kota Medan 2021 yang dilakukan secara teleconference dengan Pemko Medan, terkait dengan peningkatan status Kota Medan menjadi tanggap darurat bencana wabah penyakit akibat Covid-19.
Rizki mengemukakan pada BP2RD, masih banyak pengusaha yang enggan memasang tapping box di lokasi usaha. Padahal seharusnya pengusaha mengikuti aturan yang sudah ditetapkan Pemko Medan.
“Kami juga menanyakan apa penyebab turunnya pad dari pajak air bawah tanah dan pajak parkir. Pajak air bawah tanah turun hingga 12 persen. Sedangkan pajak parkir dari Rp 37 miliar turun jadi Rp 35 miliar,” tanya Rizki Lubis yang didampingi beberapa anggota Komisi III, diantaranya Abdul Rahman, Rudiawan Sitorus dan Irwansyah.
Rizki juga meminta agar BP2RD belajar dari Kota Surabaya yang sudah tertib menggunakan tapping box dan memiliki aplikasi, sehingga lebih maksimal hasil pajaknya.
Selain mengkritisi BP2RD), Komisi III juga menyoroti kinerja Dinas Koperasi dan UMKM Kota Medan.
“Apa program Dinas Koperasi dan UMKM, sepertinya tak ada progres. Jangan buat kegiatan secara seremonial saja, harus ada dilakukan perubahan-perubahan dari segi pemasaran,”kata Rizki.
Politisi Golkar ini berharap, adanya keterbukaan untuk pajak dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lebih mendalami pokok-pokok pikiran yang sudah disampaikan DPRD Medan.
Menjawab soalan itu, Kepala BP2RD Suherman mengakui, pihaknya belum maksimal melakukan penertiban tapping box dan akan mempelajarinya di Kota Surabaya.
“Pekan depan kami akan mengunjungi Kota Surabaya, belajar bagaimana membuat aplikasi ini sehingga pendapatan pajak bisa lebih maksimal,” kata Suherman.
Dia menambahkan, turunnya pad dari pajak air di bawah tanah karena ada peraturan dari kementrian, bahwasanya air di bawah tanah tidak diperbolehkan.
“Mengenai pajak parkir, kami akan berupaya lebih maksimal lagi,”kata Suherman. (R02)
Polresta Deli Serdang Gencar Patroli Harga Bapokting di Ramadhan 2026
kota
Operasi Dibatalkan Sepihak, Keluarga Pasien Soroti Layanan RS Royal Prima dan Ancam Lapor ke DPR RI
kota
sumut24.co ASAHAN, HIO merupakan Tempat Hiburan Malam (THM) di Komplek Graha Kisaran Terbakar, Selasa (24/2/2026) malam.Pantauan Awak Media
News
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb menerima sejumlah aspirasi warga saat melakukan reses di tiga lokasi daera
kota
Cakupan Pekan Posyandu 2026 di Targetkan Wako Solok 95 Persen
kota
Wali Kota Solok H. Ramadhani Kirana Putra Buka Puasa bersama keluarga besar Tim Penggerak PKK Kota Solok.
kota
Berbagi di Bulan Penuh Berkah, Koramil 11/TB Salurkan Takjil untuk Warga Tanjung Beringin
kota
Di Saf yang Sama dengan Warga, Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/TS Tunaikan Tarawih di Sangkunur
kota
Dahi Menyentuh Sajadah Cerita Haru Satgas TMMD Ke127 Kodim 0212/TS di Masjid Nurul Huda, Sangkunur
kota
Gempuran Kasih Sayang, Satgas TMMD 127 Kodim 0212/TS Taklukan Ketidaklayakan Huni di Angkola Sangkunur
kota