Genjot Infrastruktur Pasca Bencana, Tim Wasev Mabesad Tinjau Langsung TMMD ke-127 di Tapanuli Selatan
Genjot Infrastruktur Pasca Bencana, Tim Wasev Mabesad Tinjau Langsung TMMD ke127 di Tapanuli Selatan
kota
Medan | Sumut24
Baca Juga:
- Genjot Infrastruktur Pasca Bencana, Tim Wasev Mabesad Tinjau Langsung TMMD ke-127 di Tapanuli Selatan
- TMMD ke-127 Kodim 0212/TS Ditinjau Wasev Mabesad, Dipastikan Target Tuntas Sebelum 11 Maret 2026
- Call Center 110 Jadi Andalan Warga, Polres Padangsidimpuan Bubarkan Keributan Remaja di Samping Masjid Raya Al-Abror
Bidang pendidikan masih dianggap rentan untuk bersaing dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2016. Kurangnya persiapan pemerintah meningkatkan mutu pendidikan, tenaga pengajar dan sarana prasarana yang tidak mendukung dapat menjadi ancaman pada persaingan pasar bebas itu. Hal itu dikatakan Pengamat Pendidikan Sumut,M Rizal Hasibuan, SE, MSi, kepada wartawan, Senin (11/1).
“Bidang pendidikan rentan untuk bersaing di MEA. Seharusnya persiapan untuk menghadapi ini sudah sejak lama, tetapi tidak ada sinergi dari pemerintah,†katanya.
Menurut ketua Lembaga Riset Publik (Larispa) Indonesia ini, Indonesia hanya bisa menggunakan sistem bertahan untuk menghadapi MEA. Karena untuk bersaing dari bidang pendidikan masih jauh dari harapan.
“Tetapi seharusnya bukan bertahan saja, karena dengan bertahan pun sulit dengan sarana dan prasana, yang belum memenuhi. Jangankan standar internasional, lokal saja belum memenuhi. Misalkan juga fakultas ekonomi tidak terakreditasi yang sesuai. Bagaimana mau menghadapi MEA?,” terangnya.
Belum lagi, dengan pasar bebas ini, negara lain yang menjadi investor dengan bisa dengan mudahnya mendirikan sekolah-sekolah di Indonesia. “Inikan menjadi ketakutan yang besar di dunia pendidikan. Kemudian tenaga pendidikan yang berstandar nasional dengan pembandingan gelar Starata-1,”ucapnya.
Seharusnya, tenaga pengajar baik itu guru maupun dosen dibekali dengan bahasa inggris dan keahlian seperti komputer dan lainnya. Ia mencontohkan salah satu kampus di Riau yang mempersiapkan lulusannya untuk memasuki pasar negara-negara lain dengan pembekalan keahlian bahasa inggris. “Jika tidak demikian pendidikan kita bakal dibawah dengan negara lain,” pungkasnya.(nis)
Genjot Infrastruktur Pasca Bencana, Tim Wasev Mabesad Tinjau Langsung TMMD ke127 di Tapanuli Selatan
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/TS Ditinjau Wasev Mabesad, Dipastikan Target Tuntas Sebelum 11 Maret 2026
kota
Call Center 110 Jadi Andalan Warga, Polres Padangsidimpuan Bubarkan Keributan Remaja di Samping Masjid Raya AlAbror
kota
Gerak Cepat! Bupati Madina Tinjau TPA Banggua, Tumpukan Sampah Ditarget Tuntas Minggu Depan
kota
Kabar Baik untuk Pasien Ginjal! RSUD Panyabungan Hadirkan 12 Mesin Hemodialisa Modern
kota
sumut24.co MEDAN , Sebagai wujud komitmen menghadirkan kepedulian sosial yang inklusif, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Ba
kota
sumut24.co ACEH, PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melaksanakan kegiatan survei pembangunan j
News
Medan sumut24.co 100 hari kerja Kapolrestabes Medan Kombes Pol Calvijn Simanjuntak SIK MH, Satuan Reserse Narkoba berhasil mengungkap 526
Hukum
Medan, Sumut24.co Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila Sumatera Utara kemba
News
Unit Reskrim Polsek Tanjung Morawa Amankan Pelaku Curanmor
kota