Rabu, 25 Februari 2026

Kadis Kesehatan Medan: Jangan Khawatir Berlebihan Terkait Virus Corona

Administrator - Selasa, 03 Maret 2020 14:13 WIB
Kadis Kesehatan Medan: Jangan Khawatir Berlebihan Terkait Virus Corona

Kadis Kesehatan Medan: Jangan Khawatir Berlebihan Terkait Virus Corona MEDAN|SUMUT24 Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan Edwin Effendi mengimbau agar masyarakat tetap waspada, dalam menyikapi kasus Corona atau Covid 19 yang terjadi di Indonesia.

Baca Juga:

Namun, tidak perlu khawatir yang berlebihan. “Pada dasarnya kita tetap waspada, tetap mengawasi dan mengingatkan semua jajaran kesehatan kita. Tapi yang penting, kita menjaga jangan sampai ada yang terpapar,” ujarnya saat ditemui di kantornya, Senin (2/3).

Edwin mengatakan, gejala batuk, demam dan sesak napas merupakan gejala flu biasa.

Tetapi yang perlu diwaspadai adalah jika penderita pernah melakukan kontak dengan orang yang berasal dari tempat sumber virus atau yang mungkin terinfeksi.

Ia mengimbau, jika penderita mengalami gejala demam, batuk dan sesak napas, kemudian pernah melakukan kontak dengan orang yang terpapar, maka segera diperiksa di rumah sakit atau puskesmas.

“Yang penting kita mewaspadai jangan sempat ada yang terpapar. Terpapar itu maksudnya dia ada kontak, ada berhubungan dengan orang yang ada di tempat sumber penularan. Terutama sekarang dari Cina, Korea Selatan juga dan Jepang,” katanya.

Pihak Dinas Kesehatan Kota Medan juga mewaspadai orang-orang dari wilayah tersebut yang datang dari pintu masuk wilayah Sumut, seperti bandara dan pelabuhan.

Masyarakat juga diimbau untuk waspada, dengan catatan ada kontak dengan orang-orang yang terpapar.

“Kalau ada keluhan awal, tapi dengan catatan ada kontak, karena flu biasa pun seperti itu gejalanya,” katanya.

Ia pun mengatakan saat ini isolasi untuk penanganan Covid 19 ada di Rumah Sakit Adam Malik.

Tetapi, rumah sakit umum dan puskesmas juga sudah siap jika ada ditemukan kasus tersebut.

Petugas kesehatan Kota Medan juga tidak pasif menerima laporan yang terdeteksi dari pintu masuk saja, namun juga sudah melakukan jemput bola.

“Pasti harus ada kontak, kalau tidak ada kontak, kita tidah usah cemas,” katanya.

Masyarakat pun diimbau untuk tidak khawatir yang berlebihan.

Sehingga saat ini masker N95 langka di pasar.

“Tapi pakai masker ini pun gak usah jadi momok juga. Hampir di setiap kegiatan kita pakai masker. Misalnya kita berada di kegiatan yang orangnya berasal dari bermacam-macam, baru pakai masker,” ujarnya.

Virus Covid 19 memiliki masa inkubasi selama 14 hari. Menurut Edwin, setelah 14 hari maka virus tersebut mati.

“Tetap perlu kita ingatkan untuk perilaku hidup bersih. Tetap cuci tangan pakai sabun sebelum dan sesudah berkegiatan. Jangan jadi sesuatu yang membebani. Atau kalau kita ada kekhawatiran, kita ada kegiatannya di tempat ramai ya pakai masker,” tuturnya.(Red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Cakupan Pekan Posyandu 2026 di Targetkan Wako Solok 95 Persen
Wali Kota Solok H. Ramadhani Kirana Putra Buka Puasa bersama keluarga besar Tim Penggerak PKK Kota Solok.
Berbagi di Bulan Penuh Berkah, Koramil 11/TB Salurkan Takjil untuk Warga Tanjung Beringin
Di Saf yang Sama dengan Warga, Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0212/TS Tunaikan Tarawih di Sangkunur
Dahi Menyentuh Sajadah: Cerita Haru Satgas TMMD Ke-127 Kodim 0212/TS di Masjid Nurul Huda, Sangkunur
Gempuran Kasih Sayang, Satgas TMMD 127 Kodim 0212/TS Taklukan Ketidaklayakan Huni di Angkola Sangkunur
komentar
beritaTerbaru