Minggu, 22 Februari 2026

99,19 Persen Siswa SMA Lulus di Medan

Administrator - Selasa, 10 Mei 2016 10:15 WIB
99,19 Persen Siswa SMA Lulus di Medan

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Sebanyak 576 siswa SMA/SMK sederajat peserta Ujian Nasional (UN) 2016 gagal lulus dari bangku sekolah. Berdasar data rekapitulasi Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Utara (Sumut), ada 199.687 siswa peserta UN 2016 yang dinyatakan lulus dan bisa menerima ijazah, atau sekitar 99,36% dari total peserta yang berjumlah 200.353 siswa.

Plt Kadisdik Sumut, Arsyad Lubis menuturkan, rata-rata peserta UN yang tidak lulus ini merupakan siswa yang tidak mengikuti pelaksanaan ujian, tanpa keterangan. Kondisi ini, lanjutnya, memang tidak bisa ditanggulangi. Lantaran siswa sendiri yang tidak mengikuti ujian, sebagai persyaratan kelulusan.

“Kepada siswa peserta yang tidak bisa mengikuti ujian utama, sudah diberi waktu mengikuti ujian susulan. Jadi kalau tidak diikuti juga bukanlah salah sekolah atau dinas pendidikan,” ujarnya, Senin (9/5).

Dari 576 siswa yang tidak lulus UN ini, sambungnya, sebanyak 341 siswa berasal dari kota Medan. Kemudian 73 siswa dari Pematangsiantar, 3 siswa dari Binjai, 3 siswa dari Tanjungbalai, 56 siswa dari Deliserdang, 2 siswa dari Simalungun, 67 siswa dari Karo, 2 siswa dari Labuhanbatu, 4 siswa dari Tapanuli Selatan, 3 siswa dari Nias Selatan, 4 siswa dari Serdang Bedagai, 1 siswa dari Padang Lawas Utara (Paluta), dan 17 siswa dari Nias Utara.

“Jadi dari 33 kabupaten/kota, hanya 20 kabupaten/kota yang persentase kelulusan 100%,” ucap dia.

Kabupaten/Kota tersebut yakni Tebing Tinggi, Sibolga, Padangsidimpuan, Langkat, Dairi, Asahan,Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Nias, Toba Samosir, Mandailing Natal, Humbahas, Pakpak Bharat, Samosir, Batubara, Palas, Labura, Labusel, dan Nias Barat.

Ketua UN 2016 Sumut, Yuniar menambahkan, jika dilihat dari nilai, Labuhanbatu memperoleh peringkat pertama dengan nilai rata-rata 77,20 dan Medan sebagai peringkat kedua (76,43). Selanjutnya pada peringkat ketiga diraih Samosir (74,32), Pematangsiantar (74,21), Serdang Bedagai (73,83), Pakpak Bharat (71,98), Karo (71,82), Simalungun (71.81), Deliserdang (70,89) dan Labuhanbatu Utara (70,65). Untuk tingkat SMK, peringkat pertama juga dipegang Labuhanbatu dengan perolehan nilai rata-ratanya 81,21 dan disusul Pakpak Bharat 78,27. Peringkat ketiga diperoleh Labuhanbatu Selatan (79,97), Simalungun (75,61), Nias Barat (73,81), Pematangsiantar (71,43), Padanglawas (70,12), Padanglawas Utara (70,03), Binjai (69,11) dan Padangsidempuan (68,47).

Terkait kelulusan UN SMA/SMK ini, pengamat pendidikan Syaiful Sagala menjelaskan, banyaknya siswa yang tidak lulus UN di kota Medan, bukan berarti kualitas pendidikan di kota Medan tidak baik. Untuk menentukan, harus dilihat juga perbandingannya dengan nilai Uji Kompetensi Guru (UKG).

“Kalau dilihat, nilai UKG kota Medan masih lebih tinggi dibandingkan Labuhanbatu. Selain itu, jumlah siswa peserta UN juga lebih banyak. Jadi dari segi kualitas, Medan lebih baik,” jelasnya.

Namun, sambung Syaiful, melihat nilai rata-rata UN, Medan harus lebih hati hati. Karena daerah sudah lebih baik, kata Sagala. (R05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut24 Group Rianto SH MH Berduka
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
Humanis di Bulan Ramadhan, Satreskrim Polres Padangsidimpuan Turun ke Jalan, Bagikan 50 Paket Takjil untuk Warga
TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Dapat Apresiasi Mabesad, Harapan Baru Bangkit Pascabencana, Ketua Tim Wasev: Sudah Terlaksana dengan Baik
komentar
beritaTerbaru