Selasa, 24 Februari 2026

Siapkan Diri, PPDB SMP Dimulai 2-6 Juli 2019

Administrator - Minggu, 30 Juni 2019 14:13 WIB
Siapkan Diri, PPDB SMP Dimulai 2-6 Juli 2019

MEDAN | SUMUT24 Tak seperti pelaksanaan PPDB pada tingkat SMA/SMK yang dilakukan secara online, pendaftaran PPDB SMP masih dilakukan secara manual.

Baca Juga:

Kasi Kurikulum dan Penilaian SMP Dinas Pendidikan Kota Medan Supri Harahap mengatakan, pihaknya masih menggunakan sistem manual dalam penerimaan siswa baru tahun ajaran 2019/2020. Artinya, orangtua dan siswa masih harus datang ke sekolah untuk mendaftarkan anak-anaknya.

“Kombinasi, offline dan online. Kalau pendaftaran masih manual. Orangtua masih membawa anaknya ke sekolah, membawa berkas-berkas yang dibutuhkan dan mendaftar,” katanya, Sabtu (29/6/2019).

Supri mengatakan, dalam proses manual tersebut, orangtua bisa mendaftarkan anaknya melalui jalur-jalur yang telah disediakan. Berdasarkan Permendikbud Nomor 51 yang telah direvisi, ada tiga jalur seleksi yang bisa dipilih calon peserta didik.

Adapun tiga jalur tersebut adalah jalur zonasi, prestasi dan perpindahan orangtua. Supri menegaskan, pihaknya tidak keluar dari ketetapan tersebut.

“Jadi ya sesuai dengan yang dibuat pemerintah. Jadi kami akan buat seperti itu. Kuotanya, 80 persen diambil dari jalur zonasi jarak tempat tinggal. 15 persen sesuai dengan revisi, itu diambil dari jalur prestasi. Dan 5 persen dari perpindahan orangtua,” katanya.

Tak hanya itu, Supri juga mengingatkan orangtua dan siswa agar teliti sebelum memilih jalur pendaftaran.

“Jalur mana yang dia pilih, hanya boleh satu pilihan. Jadi dia harus cerdas memilih. Anak-anak itu jangan sembarangan ambil jalur. Kalau dia anaknya cerdas, nilainya tinggi, ada juga prestasinya, misalnya di bidang olahraga, kalau dia ambil jalur zonasi, bisa kalah dia nanti sama yang rumahnya lebih dekat,” kata Supri.

Sebaiknya, kata Supri, anak tersebut sebaiknya memilih jalur prestasi. Begitupun jika ada siswa yang ikut orangtuanya pindah, lebih baik memilih jalur perpindahan orangtua.

“Kalau dia pintar, sering ikut lomba, nilai ujiannya pun tinggi, enggak usah pakai jalur zonasi, masukkan saja ke jalur prestasi. Pasti akan menang. Begitu juga yang zonasi, ukurlah jarak dari rumah ke sekolah berapa. Jangan nanti daftar ke sekolah yang lebih jauh karena minatnya ke sana,” jelasnya.

Adapun jalur prestasi yang dimaksud Supri adalah nilai Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) SD. Dijelaskannya, ada tiga mata pelajaran yang di USBN, yaitu Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA. Jika akumulasi ketiga nilai tersebut tinggi, maka calon peserta didik bisa menggunakan jalur prestasi pada PPDB SMP mendatang.

“Itu baru satu aspek. Aspek lainnya, kalau dia misalnya pernah ikut lomba setingkat Kota Medan, ada sertifikatnya, itu dapat skor juga. Diakumulasikan dengan nilai SD tadi,” jelasnya.

Supri mengatakan, pihaknya telah mengimbau sekolah-sekolah agar membuat informasi mengenai hal ini. Karena siswa dan orangtua harus memilih jalur dengan cerdas.

Sementara itu, berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pendaftaran PPDB SMP akan dilaksanakan pada 2 hingga 6 Juli. Pengumuman akan dilakukan pada 8 Juli pukul 15.00 WIB.

Sedangkan pendaftaran ulang dilaksanakan pada 9 hingga 10 Juli. Masa pengenalan sekolah akan berlangsung selama tiga hari, yaitu tanggal 11, 12 dan 13 Juli. Tahun Ajaran Baru 2019/2020 akan dimulai efektif pada tanggal 15 Juli mendatang. (Red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
RAMADHAN KEENAM, BAKOPAM SUMUT TERUS TEBAR SEMBAKO DI MEDAN AREA
Wakil Bupati Deli Serdang Ikuti Bimbingan Tugas Akhir di UNPAB, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas SDM
Bupati Asahan Dukung Penuh Pembentukan Yonif TP-954 dan Pembangunan KDKMP
Walikota Tebingtinggi Laporkan Akun fb "AT" ke Poladsu
Ahmadi Darma Apresiasi Inisiatif Pemuda, Gema Takbir 1447 H Siap Digelar di Tanjung Beringin
Dua Sesi Penyaluran, SPPG Suka Jadi Pastikan Gizi Penerima Manfaat Tetap Terpenuhi
komentar
beritaTerbaru