Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
MEDAN|SUMUT24 Penertiban pedagang Pasar Sutomo yang dilakukan petugas gabungan dari TNI, Polri, Satpol-PP dan SKPD Kota Medan kembali bentrok di Jalan Rakyat, Kecamatan Medan Perjuangan, Rabu (30/3) sekira pukul 05.00 WIB.
Baca Juga:
- Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
- Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut24 Group Rianto SH MH Berduka
- Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
Informasi yang diperoleh di lapangan, menerangkan dalam bentrokan tersebut terdapat korban dari petugas Satpol-PP dan pedagang mengalami luka-luka.
“Ada dua orang petugas Satpol-PP yang terluka dan seorang pedagang juga ikut jadi korban,†terang salah seorang warga sekitaran Jalan Rakyat.
Diungkapkan warga, bentrokan yang terjadi karena para pedagang tetap bertahan berjualan di sekitaran Jalan Rakyat semenjak Pasar Sutomo diduduki petugas gabungan.
“Mereka (pedagang) menolak direlokasi ke Pasar Induk. Makanya pedagang itu melakukan perlawanan kepada petugas dan bentrok pun tidak dapat dihindari. Korban sudah dibawa ke RS Pirngadi,†ungkapnya.
Kasatpol PP Kota Medan, M.Sofyan, saat dikonfirmasi terkait bentrok tersebut belum memberikan keterangan.
Diketahui, waktu penertiban pedagang Pasar Sutomo yang sebelumnya hanya selama 30 hari. Kini melihat para pedagang yang masih tetap bersikeras berjualan petugas gabungan akan menambah waktu penertiban selama dua bulan ke depan.
Dalam penertiban yang dilakukan Pemerintah Kota Medan menghabiskan dana sebesar Rp 3,1 miliar.
Anggota komisi C Dewan Perwakilan Rakyat kota Medan, Hasyim meminta tim penertiban Pasar Sutomo tidak hanya berkonsetrasi menjaga Jalan Sutomo. Akibatnya pedagang kembali membuka lapak di Jalan Perjuangan, Veteran, Bedage dan lainnya.
“Seharusnya dijaga di semua titik biar seimbang,” katanya, Rabu (30/3). Hasyim mengatakan akibat petugas yang hanya berkonsentrasi penjagaan di Jalan Sutomo, para pedagang dengan leluasa membuka lapak di jalan Veteran, Perjuangan dan lainnya. Padahal awalnya petugas gabungan menjaga di titik tersebut.
Pantauan tribun, pedagang mulai menjamur di lokasi-lokasi tersebut setelah penjagaan mengendur di sekitar jalan Sutomo sekitar pukul 09.00 WIB. Para pedagag terlihat leluasa menggelar dagangannya karena tanpa adanya penjagaan.
Camat Medan Perjuangan, Dedi Jaminsyahputra Harahap mengaku wilayahnya, terutama Jalan Perjuangan dan Jalan Rakyat telah digunakan para pedagang eks Jalan Sutomo dan sekitarnya untuk lokasi berjualan. Meski tim gabungan telah berulangkali melakukan penertiban namun para pedagang masih kucing-kucingan.
Begitu melihat tim gabungan datang, pedagang langsung menyembunyikan barang dagangannya di rumah penduduk.
“Satu jam saja ada waktu, para pedagang langsung memanfaatkannya untuk berjualan,†jelas Dedi.(BS)
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut Group Rianto SH MH Berduka
kota
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
kota
Humanis di Bulan Ramadhan, Satreskrim Polres Padangsidimpuan Turun ke Jalan, Bagikan 50 Paket Takjil untuk Warga
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Dapat Apresiasi Mabesad, Harapan Baru Bangkit Pascabencana, Ketua Tim Wasev Sudah Terlaksana dengan Baik
kota
Wasev Mabesad Tinjau TMMD ke127 Kodim 0212 Tapanuli Selatan, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Menyentuh Rakyat
kota
Genjot Infrastruktur Pasca Bencana, Tim Wasev Mabesad Tinjau Langsung TMMD ke127 di Tapanuli Selatan
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/TS Ditinjau Wasev Mabesad, Dipastikan Target Tuntas Sebelum 11 Maret 2026
kota
Call Center 110 Jadi Andalan Warga, Polres Padangsidimpuan Bubarkan Keributan Remaja di Samping Masjid Raya AlAbror
kota