Selasa, 24 Februari 2026

Tak Aku Konfercab, PCNU Medan Bekukan Empat MWC

Administrator - Jumat, 03 Mei 2019 02:38 WIB
Tak Aku Konfercab, PCNU Medan Bekukan Empat MWC

MEDAN I SUMUT24.co Dalam rapat pleno Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kota Medan akhirnya membekukan empat Majelis Wakil Cabang NU yakni, MWC NU Kecamatan Medan Tembung, MWC NU Medan Denai, MWC NU Medan Amplas dan MWC NU Medan Petisah, ucap Ketua PCNU Medan Burhanuddin SE didampingi Wakil Ketua Abdul Rahman Lubis, Sekretaris Zulkarnaen, Bendahara Zulkarnain dan pengurus lainnya di Kantor PCNU Medan Jalan Palang Merah Medan, Kemarin.

Baca Juga:

Menurut Ketua PCNU Medan, Dilakukannya pembekuan terhadap empat MWC NU tersebut karena mereka menolak hasil konfercab PCNU Kota Medan dan tidak mematuhi AD/ART NU. Selanjutnya PCNU Medan membentuk tim karateker untuk ke empat MWC NU tersebut.

Karena sudah dibekukan, dan sudah dikarateker akan dilaksanakan Konfercam pada Sabtu 4 Mei 2019 Pukul 13.00 WIB di kantor PCNU Medan Jalan Palang Merah No 80 Medan.

Sebenarnya ada Tujuh MWC NU yang akan konfercab, namun dua MWC NU, MWC NU Medan Petisah dan MWC NU Medan Area masih dalam proses administrasi. Dan lima MWC NU yang ikut serta dalam Konfercam diantaranya, MWC NU Medan Tembung, MWC NU Medan Denai, MWC NU Medan Amplas, MWC NU Medan Perjuangan dan MWC NU Medan Timur, ucapnya.

Rapat pleno pembekuan empat berjalan dengan lancar tanpa gangguan dan intervensi dari pihak manapun. (W03)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Bupati Asahan Dukung Penuh Pembentukan Yonif TP-954 dan Pembangunan KDKMP
Walikota Tebingtinggi Laporkan Akun fb "AT" ke Poladsu
Ahmadi Darma Apresiasi Inisiatif Pemuda, Gema Takbir 1447 H Siap Digelar di Tanjung Beringin
Dua Sesi Penyaluran, SPPG Suka Jadi Pastikan Gizi Penerima Manfaat Tetap Terpenuhi
Pastikan Layanan Pendidikan Optimal, Kadis Pendidikan Sergai Kunjungi Sekolah di Dolok Masihul dan Sei Rampah
Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu Pimpin Doorstop Pengungkapan Kasus Penipuan Rp100 Juta dan Pembunuhan
komentar
beritaTerbaru