Selasa, 24 Februari 2026

3 Tahun Jabatan Walikota Medan Dipaparkan Lembaga Kajian Political Entrepreneurship Ilmu Politik USU

Administrator - Jumat, 26 April 2019 14:53 WIB
3 Tahun Jabatan Walikota Medan Dipaparkan Lembaga Kajian Political Entrepreneurship Ilmu Politik USU

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Jabatan, Dzulmi Eldin sebagai Walikota Medan dan Akhyar Nasution Wakil Walikota Medan dilakukan pemapaparan poling yang digelar oleh Lembaga Kajian Political Entrepreneurship Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara bertempat di Trends Cafe Jalan Dr Mansyur – Karya Baru No. 12A, Jum’at ( 26/04/19 ) petang.

Pemaparan yang bertujuan mengetahui pendapat responden terhadap subjek-subjek yang seharusnya menjadi fokus utama dalam kinerja Walikota dan wakilnya ada beberapa skala prioritas seperti kebersihan, infrastuktur, pendidikan, kesehatan, seni dan budaya, olahraga, transportasi dan pariwisata.

Ketua umum Political Entrepreneurship Riky Ovaliansyah Harahap dalam kata sambutannya mengatakan Kajian penelitian ini bertujuan untuk mengukur kinerja Pemerintah Kota Medan selama 3 tahun memimpin Kota Medan, yang mana kinerja tersebut dirasakan langsung oleh masyarakat kota Medan terkhusus nya mahasiswa di 15 Universitas se-Kota Medan.

“Dari hasil penelitian ini akan dapat digunakan oleh Departemen Ilmu Politik Fisip USU sebagai salah satu hasil penelitian dari Lembaga Kajian dan juga dapat meluas sampai ke Pemerintah Kota Medan untuk mengidentifikasi permasalahan yang perlu mendapat perhatian agar dapat dilakukan perbaikan. Kami mahasiswa Ilmu Politik Fisip USU bisa dikatakan sebagai agen perbaikan,” ujar Noval.

Dewan penasehat Political Entrepreneurship yang juga menjabat sebagai Menkopolhukam Pema USU Daffa Riyadi Aziz dalam paparannya mengatakan banyak sekali yang tidak sesuai harapan masyarakat kota Medan mengenai kinerja Pemerintah Kota Medan selama 3 Tahun menjabat yang mana salah satu contoh tentang mengatasi banjir yang dilakukan dengan membuat drainase, penggalian dimana-mana.

Sementara permasalahan macet juga perlu diperhatikan namun karena adanya penggalian untuk drainase timbul kemacetan ini berarti menyelesaikan satu masalah tapi menimbulkan masalah lain.

“Sebenarnya ada solusinya untuk itu tapi mengapa tidak dilakukan. Bilamana pejabat dibawah Walikota tidak becus atau tidak bisa diatur kenapa tidak diganti aja,” ucapnya.

Masih Noval, satu lagi mengenai sarana dan prasarana pendidikan yang tidak merata dimana banyak sekali fasilitas sekolah Negeri dimana sekolah Negeri favorit selalu fasilitas nya lebih dibandingkan dengan sekolah Negeri yang tidak favorit.

Diakhir sesi acara Daffa memastikan kalau hasil pemaparan Polling Kinerja Pemerintah Kota Medan selama 3 tahun akan disampaikan ke pemerintah kota Medan sekaligus langkah selanjutnya melakukan roadshow dan kegiatan lain dengan tujuan adanya perubahan dan perbaikan kinerja Pemerintah Kota Medan 2 tahun ke depan.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Wakil Bupati Deli Serdang Ikuti Bimbingan Tugas Akhir di UNPAB, Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas SDM
Bupati Asahan Dukung Penuh Pembentukan Yonif TP-954 dan Pembangunan KDKMP
Walikota Tebingtinggi Laporkan Akun fb "AT" ke Poladsu
Ahmadi Darma Apresiasi Inisiatif Pemuda, Gema Takbir 1447 H Siap Digelar di Tanjung Beringin
Dua Sesi Penyaluran, SPPG Suka Jadi Pastikan Gizi Penerima Manfaat Tetap Terpenuhi
Pastikan Layanan Pendidikan Optimal, Kadis Pendidikan Sergai Kunjungi Sekolah di Dolok Masihul dan Sei Rampah
komentar
beritaTerbaru