Selasa, 24 Februari 2026

Wakil Wali Kota Medan: 732 Pedagang Harus Sudah Berjualan di Pasar Kampung Lalang

Administrator - Senin, 01 April 2019 15:15 WIB
Wakil Wali Kota Medan: 732 Pedagang Harus Sudah Berjualan di Pasar Kampung Lalang

Medan|SUMUT24 Wakil Walikota Medan, Akhyar Nasution, meminta kepada seluruh pedagang untuk menempati kios di Pasar Kampung Lalang yang sudah selesai dibangun dan renovasi.

Baca Juga:

Apalagi, sebanyak 732 kios untuk pedagang telah diundi dan mendapatkan kiosnya masing-masing. Pasalnya, pasca pengundian hingga saat ini para pedagang belum satupun yang menempati kios baru milik mereka tersebut.

Para pedagang hingga kini melakukan transaksi jual beli di bahu jalan. Selain menimbulkan sampah yang menumpuk dan kesemrawutan, kehadiran pedagang juga mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Diharapkan, para pedagang secepatnya menempati kios mereka tersebut.

“Minggu depan seluruh pedagang harus sudah mengisi seluruh kios yang telah disediakan. Apalagi sebelumnya sudah dilakukan pengundian. Untuk urusan tekhnis di lapangan kita akan koordinasikan dengan Dirut PD Pasar,” kata Wakil Walikota ketika meninjau Pasar Kampung Lalang, Senin (1/4).

Apabila seluruh pedagang semakin cepat pindah ke Pasar Kampung Lalang bilang Wakil Walikota, semakin proses transaksi jual beli antara pedagang dan pembeli akan berjalan dengan lancar tanpa mengganggu kelancaran arus lalu lintas.

Disamping itu juga tentunya akan mengatasi persoalan sampah serta kesemrawutan yang terjadi karena para pedagang masih menggunakan badan jalan untuk lapak berjualan.

Dalam tinjauan itu, Wakil Walikota, mengecek seluruh kondisi Pasar Tradisionil Kampung Lalang, mulai lantai satu sampai lantai dua, termasuk basement.

Selain memastikan kondisi kios siap untuk menampung pedagang, Wakil Walikota juga mengecek trafo listrik yang berada di basement. Kepada pihak PD Pasar, Wakil Walikota minta agar ketersedian pasokan listrik cukup untuk mengaliri seluruh kios yang ada sehingga transaksi jual beli tidak terganggu.

Dalam peninjauan basement, Wakil Walikota, minta agar membuat penahan air seperti polisi tidur di jalan menuju basement, guna menahan air hujan agar tidak memasuki area basement. Kemudian di depan gundukan dibuat aliran air, agar air hujan mengalir ke samping dan tidak langsung menuju basement.

Permintaan itu disampaikan, Wakil Walikota, karena pada saat peninjauan dilakukan, ada sedikit genangan air di area basement. “Sebelum pedagang memasuki kios, saya minta gundukan dan aliran air sudah selesai dibuat. Dengan demikian para pedagang maupun pembeli akan nyaman melakukan transaksi jual beli di basement,” pesannya.

Selanjutnya, Wakil Walikota, dalam peninjauan tersebut juga mendengarkan langsung keluhan para pedagang. Sejumlah pedagang menyampaikan keluhan maupun saran. Semua saran ditampung Wakil Walikota dan pedagang diminta untuk secepatnya menempati kios yang ada.

“Tempati dulu seluruh kios, apa yang menjadi keluhan akan kita tindaklanjuti setelah pasar ini beroperasi sepenuhnya,” jelasnya.

Kemudian, Wakil Walikota, menginstruksikan kepada Dirut PD Pasar agar halaman dan sekeliling Pasar Kampung Lalang memiliki tempat sampah guna menampung sampah sisa pedagang berjualan, sebelum diangkut petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan untuk selanjutnya diangkut dan dibawa menuju tempat pembuangan akhir (TPA).

Lebih lanjut, Wakil Walikota, mengatakan, berdasarkan data yang dimiliki, tercatat ada sekitar 732 pedagang yang akan menempati kios-kios di Pasar Tradisional Kampung Lalang. Apabila nantinya ada pedagang yang tidak mendapatkan kios, berarti pedang bersangkutan belum terdata secara legal dan masih perlu dilakukan pendataan ulang.

“Kita harapkan seluruh pedagang yang ada tertampung sehingga tidak ada lagi yang berjualan di pinggir jalan. Insya Allah pengoperasian pasar ini dapat mengatasi kemacetan arus lalu lintas di seputaran pasar. Jika ada pedagang yang mengaku belum mendapatkan kios, kita perlu cari tau lebih lanjut penyebabnya,” pungkasnya.

Sementara itu Dirut PD Pasar, Rusdi Sinuraya, mengatakan akan segera menindaklanjuti instruksi Wakil Walikota tersebut. Sebab, Pasar Tradisionil Kampung Lalang akan segera beroperasi.

“Instruksi yang disampaikan Bapak Wakil Walikota akan segera kita tindaklanjuti. Kami berharap setelah pasar ini beroperasi, para pedagang dapat menggunakannya dengan baik sehingga menciptakan suasana nyaman dalam proses jual beli,’’ ungkap Rusdi. (sbc-02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Ahmadi Darma Apresiasi Inisiatif Pemuda, Gema Takbir 1447 H Siap Digelar di Tanjung Beringin
Dua Sesi Penyaluran, SPPG Suka Jadi Pastikan Gizi Penerima Manfaat Tetap Terpenuhi
Pastikan Layanan Pendidikan Optimal, Kadis Pendidikan Sergai Kunjungi Sekolah di Dolok Masihul dan Sei Rampah
Kapolres Sergai AKBP Jhon Sitepu Pimpin Doorstop Pengungkapan Kasus Penipuan Rp100 Juta dan Pembunuhan
31.9 Milyar Rekontruksi Jalan Desa Silau Jawa Menuju Desa Gotting Sidodadi Terkesan Asal Jadi dan Menuai Sorotan Masyarakat
Rico Waas Lantik 213 Pejabat, Tekankan Mental Tancap Gas, Ini Pesannya
komentar
beritaTerbaru