Selasa, 24 Februari 2026

Dishub Medan: Cara Efektif Himbauan Lewat Control System

Administrator - Rabu, 20 Maret 2019 15:02 WIB
Dishub Medan: Cara Efektif Himbauan Lewat Control System

Medan|SUMUT24 Sistem tilang elektronik atau Electronik Traffic Law Enforcement (ETLE) yang telah diberlakukan beberapa daerah di Indonesia, Kota Medan kini masih menunggu kebijakan dari pusat.

Baca Juga:

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Medan, Renward Parapat mengatakan, penerapan ETLE yang telah dilakukan pada Desember 2018 lalu. Namun, untuk di Medan masih menunggu.

“Kita masih menunggu. Nanti kalau sudah pasti disampaikan ke Dirlantas Polda baru ke Wali Kota. Sejauh ini belum,” katanya, Selasa (19/3).

Pihak Pemerintah Kota Medan terus melakukan peningkatan sarana dan prasarana, teramsuk CCTV yang dipasang di setiap persimpangan jalan protokol terutama padat arus lalu lintas.

Menurut Renward, Area Traffic Control System (ATCS) Kota Medan juga memberi imbauan kepada para pelanggar peraturan. Video-video imbauan yang unik juga diunggah ke media sosial. Cara ini cukup efektif memberikan efek jera kepada para pelanggar.

“Dengan adanya imbauan yang unik yang membuat pengguna kendaraan yang melanggar aturan akan di imbau melalui pengeras suara. Tapi, imbauannya yang tidak menyakiti orang lain,” jelasnya.

Renward menambahkan, dengan melakukan sosialisasi di media sosial sangat efektif. “Cara seperti itu akan terus dilakukan sampai dampaknya benar-benar signifikan. Agar Kota Medan semakin teratur,” tambahnya.(R02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
31.9 Milyar Rekontruksi Jalan Desa Silau Jawa Menuju Desa Gotting Sidodadi Terkesan Asal Jadi dan Menuai Sorotan Masyarakat
Rico Waas Lantik 213 Pejabat, Tekankan Mental Tancap Gas, Ini Pesannya
Wakil Walikota Mefam Zakiyuddin Ajak Ikatan Pelajar Al Washliyah Perangi Narkoba dan Judi Online
Dr. Supriadi SE., Beri Apresiasi Kinerja Rico - Zaki
Gubsu Bobby Terima Kunjungan Wamen PANRB, Bahas Penguatan Layanan di Daerah Terdampak Bencana
Wartawan, Spiritualis, dan Pendaki: Satu Sosok Banyak Jejak
komentar
beritaTerbaru