Selasa, 24 Februari 2026

Medan Telah Miliki Buku Pedoman Pengelolaan Sampah Dari Jepang

Administrator - Selasa, 05 Maret 2019 15:18 WIB
Medan Telah Miliki Buku Pedoman Pengelolaan Sampah Dari Jepang

Medan|SUMUT24 Wakil Wali Kota Medan Ir H Akhyar Nasution MSi didampingi Kadis Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Medan HM Husni menerima Formal Rencana Kerja The Climate and Clean Air Coalition (CCAC) yang diberikan Mr Dr Hiroyuki Kage selaku Direktur Kitakyushu Urban Center Institute For Global Environtmental Strategies (IGES) Jepang di Balai Kota Medan, Selasa (5/3).

Baca Juga:

Formal Rencana Kerja CCAC yang diberikan kepada Pemko Medan merupakan sebuah buku yang berisi pedoman tentang pengelolaan sampah. Dengan berpedoman pada bukut tersebut, pengelonaan sampah yang akan dilakukan Pemko Medan nantinya dapat menghasilkan nilai ekonomis dan ramah lingkungan. Dengan demikian permasalahan sampah di Kota Medan dapat segera teratasi.

“Pemko Medan sangat senang sekaligus bangga atas partisipasi dan dukungan yang diberikan IGES kepada Pemko Medan lewat Buku Pedoman CCAC guna mengatasi permasalahan sampah. Seluruh jajaran Pemko Medan mengucapkan terima kasih, kami berharap agar kerja sama dan pendampingan ini tidak hanya berhenti sampai di sini saja,” kata Wakil Wali Kota.

Kemudian Wakil Wali Kota berharap kepada organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dan seluruh pihak agar turut serta berkontribusi membantu DKP Kota Medan dalam menangani permasalahan sampah di Kota Medan. Di samping itu Akhyar juga mengajak semua pihak berperan aktif untuk memperbaiki mindset dan perilaku masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan serta mewadahi sampahnya masing-masing.

Sebelumnya, Direktur Kitakyushu Urban Center Institute For Global Environtmental Strategies (IGES) Jepang Hiroyuki Kage mengaku, senang atas selesainya buku pedoman CCAC tersebut. Dikatakan Hiroyuki Kage, pemberian Buku Pedoman CCAC menjadi bentuk kontribusi IGES bagi Pemko Medan. Sebab, pihaknya menginginkan agar Medan tetap menjadi kota yang aman, nyaman dan bersih.

“Kemarin kami mendengar Kota Medan mendapatkan nilai rendah dalam hal pengelolaan sampah sehingga Kota Medan dikatakan sebagai kota terkotor. Bagi kami itu tidaklah benar, sebab Medan merupakan kota yang nyaman untuk disinggahi dan menjadi rumah bagi kami. Semoga dengan adanya Buku Pedoman CCAC ini, Pemko Medan dapat mengimplementasikannya,” harap Hiroyuki Kage.

Penyerahan Buku Pedoman CCAC dilakukan Direktur Kitakyushu Urban Center Institute For Global Environtmental Strategies (IGES) Jepang Hiroyuki Kage kepada Wakil Wali Kota Ir H Akhyar Nasution MSi didampingi Kadis DKP Kota Medan HM Husni. Sebagai bentuk apresiaasi Pemko Medan, Wakil Wali Kota pun menyerahkan cindera mata.

Sementara itu Kadis DKP Kota Medan HM Husni menjelaskan, sejak Mei 2017, IGES telah melakukan pendampingan kepada Pemko Medan dalam upaya mencari solusi permasalahan sampah di Kota Medan.

Sebelum buku pedoman CCAC selesai, ada beberapa tahapan yang dilakukan Pemko Medan bersama tim IGES. Terlebih dahulu, tim DKP Kota Medan bersama IGES melakukan pendataan terkait jumlah sampah yang dihasilkan kota Medan setiap harinya.

“Melalui Buku Pedoman CCAC yang diberikan kepada Pemko Medan, kini kita telah memiliki work plan dalam pengelolaan sampah. Kami berharap ini menjadi awal yang lebih baik dalam menangani permasalahan sampah di Kota Medan. Atas dasar itu, kami berharap seluruh pihak dapat ikut serta membantu mewujudkan Medan menjadi kota zero waste,’’ kata ungkap Husni.(R02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
31.9 Milyar Rekontruksi Jalan Desa Silau Jawa Menuju Desa Gotting Sidodadi Terkesan Asal Jadi dan Menuai Sorotan Masyarakat
Rico Waas Lantik 213 Pejabat, Tekankan Mental Tancap Gas, Ini Pesannya
Wakil Walikota Mefam Zakiyuddin Ajak Ikatan Pelajar Al Washliyah Perangi Narkoba dan Judi Online
Dr. Supriadi SE., Beri Apresiasi Kinerja Rico - Zaki
Gubsu Bobby Terima Kunjungan Wamen PANRB, Bahas Penguatan Layanan di Daerah Terdampak Bencana
Wartawan, Spiritualis, dan Pendaki: Satu Sosok Banyak Jejak
komentar
beritaTerbaru