Selasa, 24 Februari 2026

Raker Pembangunan Kota 2019 Ditutup, Ini yang Diminta Walikota

Administrator - Kamis, 28 Februari 2019 14:55 WIB
Raker Pembangunan Kota 2019 Ditutup, Ini yang Diminta Walikota

MEDAN I SUMUT24 Walikota Medan, Dzulmi Eldin, Rabu (27/2/2019) menutup Rapat Kerja Pelaksanaan Program/Kegiatan Pembangunan Kota. Forum ini diharapkan dapat memberikan pemahaman akan target yang telah ditetapkan. Disamping itu. forum ini juga akan dijadikan sebagai alat ukur guna mengevaluasi kinerja organisasi perangkat daerah (OPD) dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.

Baca Juga:

Rapat kerja ini berlangsung mulai sejak pagi hingga maghrib menghadirkan seluruh staf ahli, asisten, pimpinan OPD, kepala bagian, camat, lurah, Kepala UPT dan puskesmas se-Kota Medan. Walikota berharap hasil rapat dapat membuat seluruh OPD melaksanakan program kegiatan dan APBD Tahun 2019 yang tepat waktu dan sasaran serta berkualitas sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Saya yakin dengan komitmen dan kebersamaan seluruh aparatur lingkungan Pemko Medan, insya Allah segala yang kita rencanakan akan menghasilkan out put yang lebih baik dari tahun sebelumnya,’’ kata Walikota.

Sebelum menutup rapat, Walikota, menyampaikan beberapa hal yang harus segera dilaksanakan guna percepatan pelaksanaan program kerja di tahun 2019. Pertama, Walikota minta segera melakukan langkah-langkah persiapan agar pelaksanaan program kegiatan tahun 2019 sesuai dengan jadwal dan target yang direncanakan. Dengan demikian tidak ada lagi kegiatan yang menumpuk pada triwulan tertentu atau pada akhir tahun anggaran.

Yang kedua, Walikota, minta tidak ada lagi kegiatan yang tertunda akibat hal-hal yang tidak terantisipasi karena semuanya telah dibahas dalam rapat tersebut. Kemudian ketiga, Walikota menginstruksikan segera melaksanakan proses pengadaan barang dan jasa sesuai dengan ketentuan dan peraturan yang berlaku. “Pengadaan barang dan jasa haruslah tepat guna dan tepat sasaran, sehingga tidak ada kegiatan yang tidak jelas manfaatnya dan menjadi sia-sia,” tegasnya.

Sedangkan yang keempat, Walikota, minta seluruh jajarannya membangun sinergi dan kebersamaan lintas OPD, sehingga program dan kegiatan dapat dijalankan dengan sebaik-baiknya tanpa adanya kendala birokrasi yang berbelit-belit dan menghambat proses pelaksanaannya.

Yang terakhir, Walikota, minta kepada OPD yang mengelola pajak dan retribusi daerah maupun mengelola pendapatan daerah ditekankan agar fokus pada tugas dan tanggung jawab guna pencapaian target yang ditetapkan. ‘’Lakukan langkah-langkah pelaksanaan sebagaimana yang telah saudara sampaikan dan diskusikan pada forum ini. Semoga target pendapatan tercapai dan seluruh pembiayaan program kegiatan tahun 2019 dapat terealisasi secara maksimal,’’ pungkasnya.

Dalam penutupan rapat tersebut, Walikota, juga berharap agar seluruh OPD dapat bekerja sesuai pedoman yang berlaku sehingga rencana kerja di tahun 2019 yang sudah ditetapkan di APBD untuk segera direalisasikan. Oleh karenanya masing-masing OPD mengevaluasi kinerja masing-masing agar lebih meningkat demi kemajuan kota di masa yang akan datang menjadi lebih konkrit.

“Kita juga mengharapkan masyarakat dapat memahami tugas dan tanggung jawab kita ini tidaklah mudah. Kita terus berupaya agar masyarakat dapat merasakan kehadiran pemerintah di tengah-tengah kehidupan mereka. Salah satunya dengan memperbaiki pelayanan masyarakat di semua sektor serta melakukan perbaikan terhadap sarana dan prasarana. Semoga segala kerja ikhlas yang dilakukan mampu mendorong meningkatnya pendapatan perkapita kita demi majunya kota Medan yang kita cintai ini,’’ paparnya.

Sebelumya, Walikota, sempat marah saat memasuki ruangan rapat. Pasalnya, banyak pimpinan OPD yang meninggalkan ruangan sebelum acara selesai. Dengan nada tinggi, Wali Kota kemudian menginstrusikan Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan SDM untuk mengabsen kembali seluruh pimpinan OPD sehingga diketahui siapa saja yang meninggalkan ruangan.

“Saya sangat kecewa sebab hal tersebut menunjukan seolah kurangnya kedisplinan dan kepedulian pimpin OPD terhadap tanggungjawabnya, padahal baru hanya diminta mengikuti rapat saja’’ ungkapnya kesal.

Sebagai tindaklanjut, Walikota, menekankan agar seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemko Medan untuk lebih disiplin, salah satunya dengan mengikuti apel pagi. ‘’Saya tidak ingin lagi mendengar bahwa banyak ASN yang jarang mengikuti apel pagi. Tidak hanya di kantor Sekretariat, tapi juga di semua kantor dinas di lingkungan Pemko Medan. Jika kebiasaan buruk ini terus dilakukan, kemungkinan bisa saja Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) seluruh ASN akan dikurangi sebagai dampak dari ketidakdisiplinan tersebut,’’ imbuhnya.

Untuk itu, Walikota, berharap agar seluruh ASN di lingkungan Pemko Medan kembali rutin mengikuti apel pagi. Sebab, hal tersebut menunjukan tanggung jawab seorang abdi negara. Disamping itu pula, Walikota berpesan agar seluruh ASN tidak hanya sekedar datang, lalu mengisi kehadiran melalui finger print kemudian pulang. Tapi ASN harus mampu menunjukan loyalitas, tanggung jawab dan dedikasinya atas pekerjaan masing-masing. (R01)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
31.9 Milyar Rekontruksi Jalan Desa Silau Jawa Menuju Desa Gotting Sidodadi Terkesan Asal Jadi dan Menuai Sorotan Masyarakat
Rico Waas Lantik 213 Pejabat, Tekankan Mental Tancap Gas, Ini Pesannya
Wakil Walikota Mefam Zakiyuddin Ajak Ikatan Pelajar Al Washliyah Perangi Narkoba dan Judi Online
Dr. Supriadi SE., Beri Apresiasi Kinerja Rico - Zaki
Gubsu Bobby Terima Kunjungan Wamen PANRB, Bahas Penguatan Layanan di Daerah Terdampak Bencana
Wartawan, Spiritualis, dan Pendaki: Satu Sosok Banyak Jejak
komentar
beritaTerbaru