Medan I SUMUT24.CO
Baca Juga:
Panitia Pemilihan Kecamatan di Medan Baru menggelar Sosialisasi bagi anak kos supaya tetap bisa memilih alias tak golput pada pemilihan legislatif dan pilpres 17 April 2019 mendatang. Hal itu ditegaskan Ketua PPK Medan Baru, Nur Aisyah saat menggelar sosialisasi A5 kepada warga Kp Mandailing yang memiliki anak kos serta langsung ke kos-kosan, Kamis (24/1). Turut hadir dalam sosialisasi tersebut Edo, Dinda, Ahmad Faisal, Putri Sinal Sally S.
Lebih lanjut dikatakan Nur Aisyah, sosialisasi kepada anak kost ini sangat penting, agar mereka bisa tetap menggunakan hak suara/hal pilihnya di pileg dan pilpres ini.
“Untuk menghindari agar anak kos tak golput, maka mereka bisa menggunakan formulir A5 dan sudah terdaftar di DPT masing-masing. Sehingga mereka tak perlu libur dan pulang kampung saat pileg dan pilpres nanti. Anak-anak kos ini tetap memilih di lokasi kos-kosan nya masing-masing, tapi dengan syarat mengurus Formulir A5,” ujar Nur Aisyah.
Lebih lanjut dikatakannya, PPK juga meminta bantuan para pemilik kos-kosan untuk mendata masing-masing anak kosnya dan memberitahukan mereka mengurus A5 hingga 15 Maret 2019 mendatang.
“Bila sudah mengurus A5, anak kos tersebut tak perlu libur dan pulang kampung hanya untuk mencoblos. Cukup bawa A5 dan mencoblos di TPS dekat kos-kosan tersebut,” ujar Nur Aisyah.
Dia juga mengingatkan kepada pemilih agar saat datang ke TPS bisa memanfaatkan waktu yang diberikan. Sebab, ujar Nur Aisyah, untuk satu orang pemilih saja bisa memakan waktu 15-20 menit, dikarenanak ada 5 calon yang akan dicoblos. Yakni caleg DPRD Medan, Provinsi, caleg DPR RI, DPD dan calon presiden (capres). :Kita sudah lakukan simulasi waktu pencoblosan berkisar 15 nenit untuk lima calon yang dipilih,” ujarnya.
Kepling III Nurdin Lubis yang ikut hadir dalam sosialisasi tersebut, ikut membantu petugas PPK Medan Baru mendatangi kos-kosan sekaligus memberikan data jumlah anak kos di Kp Mandailing sekitarnya. (R03)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News