Akses Pelabuhan dan Puskesmas Jadi Fokus, Mahyaruddin Salim Sampaikan Usulan Strategis ke Pemprov Sumut
sumut24.co TANJUNGBALAI , Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan di wilayah kepemimpi
News
MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Hujan yang terjadi selama 20 menit pada hari, Sabtu (24/11) kemarin sekira pukul 13.45 Wib, sekitar kawasan Kecamatan Medan Tembung menjadi langganan banjir.
Salah satunya seperti di Jalan Pimpinan, Kelurahan Siderejo, Kecamatan Medan Tembung. Akibat dari kondisi banjir ini, warga yang bermukim di daerah itu pun mengeluhkannya.
Toni (53) salah seorang warga Jalan Pimpinan kepada Media Group SUMUT24, Senin (26/11) siang mengatakan rasa kekesalanya. Sebab, akibat kondisi banjir tersebut, debit air yang tudak dapat tertampung di drainase menjadi masuk kedalam rumah.
Tidak hanya banjir dan air yang masuk kedalam rumah, menurutnya, dampak lain juga terjadi seperti kemacatan lalulintas hingga puluhan meter.
“Kekesalan yang paling saya fikirkan adalah, drainase yang tidak efektip. Karena selama 25 tahun lamanya, normalisasi drainase di Jalan Pimpinan dari instansi terkait belum pernah tersentuh,” kata Toni.
Masih Toni, dirinya juga menyesalkan atas tidak adanya tindakan alternatif dari pihak kecamatan hingga kelurahan maupun kepala lingkungan setempat untuk meminimalisir terjadinya banjir apabila kembali turun hujan.
Menyikapi ini, Lembaga Swadaya Masyarakat-Lumbung Amanat Rakyat Sumatera Utara (LSM-LARaS) mengatakan, kondisi terjadinya banjir di Jalan Pimpinan, Kelurahan Siderejo, Kecamatan Medan Tembung tidak bisa menyalahkan faktor alam.
“Kebanjiran yang terjadi di Jalan Pimpinan, Kelurahan Siderejo, Kecamatan Medan Tembung pada hari, Sabtu (24/11) kemarin, kita tidak bisa menyalahkan faktor alam, tetapi kondisi sekitar lokasi banjir,” kata Direktur Eksekutif LSM LARaS, Firdaus Tanjung kepada Medua Group SUMUT24.
Dijelaskan Firdaus, kondisi sekitar lokasi yang dimaksud adalah drainase. Sebab, menurut Firdaus, drainase (parit) yang berada dibagian kiri dan kanan jalan tidak epektif bahkan dangkal.
“Nah, dari faktor drainase yang tidak epektif dan dangkal, tentu ada faktor yang lebih berpengaruh dan penyebab terbesar. Apa itu…? Pemerintah. Mengapa, karena, dinas terkait yakni Dinas PU Binamarga Kota Medan gagal mengatasi banjir sebagai salah satu program Pemko Medan,” ucap Firdaus.
Firdaus menuding, kinerja Kadis PU Binamarga tidak profesional dalam mengatasi banjir di kota medan yang dianggap gagal meminimalisir dan mengatasi banjir di kota medan.
“Kita mengetahui bersama, bahwa anggaran yang telah dikucurkan dan dialokasikan untuk pengerjaan maupun normalisasi drainase diduga tidak terealisasi dengan baik. LARaS meminta kepada Walikota Medan Dzulmi Eldin agar mengevaluasi kinerja Kadis PU Bina Marga Kota Medan yang dinilai gagal mengatasi banjir jika hujan melanda,” ujar Firdaus.(W02)
sumut24.co TANJUNGBALAI , Wali Kota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim menyampaikan sejumlah usulan prioritas pembangunan di wilayah kepemimpi
News
Kabar Baik! Satgas Saber Ketapang dan Polres Palas Cek HET, Harga Bahan Pokok Masih Aman
kota
Kapolda Sumut Ajak Perkuat Ukhuwah dan Sinergi Dukung Polri Presisi di Bulan Ramadhan
kota
Ramadan Penuh Berkah, Sat Samapta Polres Padangsidimpuan Tebar 50 Takjil di Jalan Sudirman
kota
Tarawih Bareng Warga, Kapolres AKBP Wira Prayatna Ajak Masyarakat Perangi Narkoba dan Judi Online di Padangsidimpuan
kota
Respons Cepat Call Center 110, Sat Lantas Polres Padangsidimpuan Urai Kemacetan Akibat Truk Tangki CPO Mogok di Desa Simirik
kota
Langkah Inspiratif Desa Suka Ramai Madina, Bupati Saipullah Nasution Puji Program Beasiswa Siswa Juara
kota
Satu Dekapan Medis, Sejuta Harapan Aksi Heroik Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Membasuh Lelah Warga
kota
Dari Pembangunan ke Pelayanan Kesehatan, Satgas TMMD ke127 Kodim 0212/TS Rawat Harapan Lewat Sentuhan Medis
kota
Di Tengah Sungai Berbatu, Satgas TMMD127 Kodim 0212/TS Kebut Pengerasan Jalan Demi Akses Ekonomi Warga Sangkunur
kota