Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
Medan|SUMUT24 Aksi unjuk rasa yang dilakukan puluhan massa DPP Kampak Merah Putih di depan Kantor PTPN IV di Jalan Suprapto, Medan Maimun, mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian, Kamis (28/1).
Baca Juga:
- Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
- Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut24 Group Rianto SH MH Berduka
- Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
Pantauan di lapangan, ratusan personel kepolisian dari Polsek Medan Kota dibantu Sabhara Polresta, tampak berjaga-jaga di depan pintu masuk Kantor PTPN IV.
“Ya kita di sini bertugas mengamankan aksi demo. Hal itu untuk mengantisipasi tindakan anarkis yang dilakukan pendemo,†terang salah seorang polisi berpangkat Bripka.
Dalam orasinya, para pendemo menilai ada kejanggalan yang dilakukan Direktur SDM dan Umum PTPN IV, Andi Wibisono. Di mana para pesiunan menerima gaji tidak sesuai dengan aturan yang berlaku. Selain itu, hak para pensiunan untuk mendapatkan asuransi jiwa tidak pernah diterima.
“Dalam temuan tersebut sudah jelas ada dugaan korupsi yang dilakukan pihak PTPN IV terhadap pensiunan. Hal itu dibuktikan dengan gaji yang diterima sangat kecil dan juga para pensiunan tersebut tidak dapat mengklaim asuransi jiwa ke unit perkebunan,†ungkap G.A. Sagala.
Koordinator aksi DPP Kampak Merah Putih itu, menuturkan bukti adanya tindak korupsi di PTPN IV, pihak perusahaan perkebunan itu telah menambahkan iuran pensiunan ke Dapenbun sebesar Rp58 miliar lebih lalu beban pensiun sebesar Rp36 miliar lebih serta gaji pensiunan sebesar Rp21 miliar.
Sementara itu jumlah iuran yang dibayar kepada Dapenbun pada tahun 2012 dan 2011 masing sebesar Rp63 miliar lebih dan Rp900 juta. Walaupun penyesuaian keuntungan/kerugian aktuarita yang belum diakui karena batasan asset sebesar Rp645 miliar lebih, akan tetapi pihak PTPN IV tetap menambahkan iuran sebesar Rp58 miliar. Ironisnya, gaji pensiunan karyawan ada yang Rp90 ribu perbulan dan tidak pernah mendapatkan kenaikan selama 15 tahun. Padahal investasi yang dikembangkan oleh Dapenbun cukup besar.
“Sehingga kami dari DPP Kampak Merah Putih menduga Kepala Cabang Dapenbun PTPN IV (Andi Wibisono) telah melakukan tindakan korupsi atas penyertaan modal dari perusahaan perkebunan tersebut,†tutur Sagala.
Usai menyampaikan orasinya di depan Kantor PTPN IV, puluhan pendemo langsung membubarkan diri dengan tertib. Diketahui sebelumnya, DPP Kampak Merah Putih mengatakan akan menurunkan ribuan massa untuk melakukan demo di depan kantor PTPN IV, ternyata yang demo hanya puluhan orang.(BS)
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut Group Rianto SH MH Berduka
kota
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
kota
Humanis di Bulan Ramadhan, Satreskrim Polres Padangsidimpuan Turun ke Jalan, Bagikan 50 Paket Takjil untuk Warga
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Dapat Apresiasi Mabesad, Harapan Baru Bangkit Pascabencana, Ketua Tim Wasev Sudah Terlaksana dengan Baik
kota
Wasev Mabesad Tinjau TMMD ke127 Kodim 0212 Tapanuli Selatan, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Menyentuh Rakyat
kota
Genjot Infrastruktur Pasca Bencana, Tim Wasev Mabesad Tinjau Langsung TMMD ke127 di Tapanuli Selatan
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/TS Ditinjau Wasev Mabesad, Dipastikan Target Tuntas Sebelum 11 Maret 2026
kota
Call Center 110 Jadi Andalan Warga, Polres Padangsidimpuan Bubarkan Keributan Remaja di Samping Masjid Raya AlAbror
kota