Sabtu, 21 Februari 2026

Rektor ITM Ingatkan Mahasiswa Tundukkan Masa Muda dengan Beribadah dan Cinta Rasullullah

Administrator - Selasa, 19 Januari 2016 12:27 WIB
Rektor ITM Ingatkan Mahasiswa Tundukkan Masa Muda dengan Beribadah dan Cinta Rasullullah

Medan | SUMUT24 Mengelola masa muda agar memiliki karakter kuat dalam keagamaan merupakan suatu perjuangan yang tidak mudah dan tidak sederhana. Sebab pertentangan yang paling berat, sulit dan menantang dalam fase kehidupan kita adalah menundukkan masa muda untuk tumbuh dalam beribadah kepada Allah SWT dan kecintaan terhadap Rasul Allah Muhammad SAW. Ungkapan tersebut disampaikan Rektor Institut Teknologi Medan (ITM) Dr Ir Mahrizal Masri MT, pada acara Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1437 H serta pelantikan Lembaga Dakwah Kampus (LDK) ITM di Aula Kampus tersebut, Sabtu (16/1). Maulid nabi mengambil thema “Rasulullah SAW Tauladan Sepanjang Masa”. Dalam kesempatan tersebut rektor juga mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kampus terhadap agama dan kepercayaan yang dianut oleh setiap civitas akademika. Diharapkan para mahasiswa/i calon pemimpin bangsa nantinya dapat menjadikan nabi besar Muhammad SAW sebagai tokoh teladan sejati masa kini. Dan senantiasa mengikuti segala tindakan dan perbuatan nabi Muhammad SAW. Ketua Pelaksana Dicky Ramadana dalam sambutannya mengatakan bahwa tema yang diangkat untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1437 H ini adalah “Rasulullah SAW Tauladan Sepanjang Masa”. Dengan adanya thema tersebut pihaknya berharap agar para mahasiswa yang mengikuti kegiatan ini hendaknya dapat meniru segala perbuatan, dan tingkah laku rasulullah. Ketua LDK ITM Firmansyah Ginting dalam kesempatan tersebut mengatakan mengucapkan terima kasih kepada panitia Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang telah bekerja maksimal, dan berharap para peserta dapat mengikuti kegiatan ini sampai habis dengan sungguh-sungguh. Ustadz M Fatih Al Malawy dalam tausyiahnya dihadapan para jamaah yang hadir mengatakan pada era globalisasi ini banyak pemuda dan pemudi Islam yang menganggap Islam hanyalah status yang tercantum di dalam kartu identitas saja. Tanpa diikuti dengan akhlak-akhlak yang mencerminkan bahwa orang tersebut adalah bagian dari umat Islam yang berpegang teguh pada Al-Qur’an dan hadist. Banyak diantara pemuda pemudi Islam yang mencoreng agamanya sendiri dengan bertingkah atau bertindak tanpa memikirkan akibat dari perbuatannya sehingga banyak sekali pemuda/i yang terjerumus dalam narkoba, melakukan aborsi, melakukan tindak kriminal, dan lainnya yang sudah meresahkan masyarakat umum. Tidak dapat dipungkiri bahwa Nabi Muhammad SAW adalah Nabi paling mulia dan terakhir. Nabi yang paling sempurna tingkatan akhlak, penyampaian dan ketulusannya. Sudah sepatutnya pemuda/i Islam mencintai, mentaati, meneladani beliau degan cara mengikuti syari’at, sunnah dan akhlak Beliau. “Kita harus 100% menokohkan Nabi Muhammad SAW sebagai tauladan seluruh umat muslim,” katanya . (evt)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut24 Group Rianto SH MH Berduka
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
Humanis di Bulan Ramadhan, Satreskrim Polres Padangsidimpuan Turun ke Jalan, Bagikan 50 Paket Takjil untuk Warga
TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Dapat Apresiasi Mabesad, Harapan Baru Bangkit Pascabencana, Ketua Tim Wasev: Sudah Terlaksana dengan Baik
komentar
beritaTerbaru