MEDAN | SUMUT24
Pengusaha etnis Tionghoa Eddie Kusuma yang merupakan mantan calon Wakil Walikota Medan Periode 2016-2021 berpasangan dengan Ramadhan Pohan diperiksa Subdit II Harda Tahbang Ditreskrimum Poldasu, Senin (15/8) siang.
Informasi yang dihimpun, Eddie Kusuma diperiksa sekitar 4 jam dengan menggunakan kemeja putih lengan pendek dan celana berwarna hitam.
Ketika keluar dari ruangan penyidik, Eddie Kusuma nampak panik ketika diwawancarai wartawan. Namun Eddie Kusuma diduga berbohong bahwa dirinya di Poldasu bukan diperiksa atas dugaan penipuan yang dilakukan pasangannya sewaktu maju di Pilkada Kota Medan.
“Saya ke Poldasu hanya jalan-jalan saja,” ujarnya sambil meninggalkan wartawan.
Sedangkan Kasubdit II Harda Tahbang AKBP Frido Situmorang ketika dikonfirmasi wartawan membenarkan bahwa dirinya ada memeriksa Calon Wakil Walikota itu.
“Kita periksa Eddie Kusuma terkait dugaan penipuan yang dilakukan Ramadhan Pohan, untuk melengkapi berkasnya yang kini P-19. Mudah-mudahan setelah ini berkas Ramadhan Pohan bisa P-21,” ujarnya.
Namun saat ditanya wartawan apakah Eddie Kusuma bisa dijadikan tersangka atas kasus itu, AKBP Prido mengatakan bahwa Eddie tidak ada terlibat dalam kasus itu.
“Eddie tidak terlibat, Eddie tidak tahu-menahu dari mana uang yang digunakan Ramadhan Pohan dan Eddie tidak pernah menggunakan uang itu,” ujar Frido menerangkan.
Berita sebelumnya, Ramadhan Pohan dijadikan tersangka atas kasus dugaan penipuan yang dilakukannya sewaktu mencalonkan diri menjadi Walikota Medan. Dimana Ramadhan Pohan meminjam uang Miliaran Rupiah dan memberikan Cek kosong kepada korbannya. (W08)
Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News