Minggu, 22 Februari 2026

Tim Labfor Butuh Waktu 2 Minggu Lagi

Administrator - Kamis, 28 Juli 2016 10:51 WIB
Tim Labfor Butuh Waktu 2 Minggu Lagi

MEDAN | SUMUT24 Sampai saat ini Tim Labfor Polri Cabang Medan masih mengusut peristiwa terbakarnya gedung aksara Plaza Medan. Molornya waktu penyelidikan Tim Labfor yang seharusnya membutuhkan waktu 2 minggu dikarenakan Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri baru memberikan hasil penelitiannya.

Baca Juga:

Kepala Cabang Labfor Polri Cabang Medan Kombes Pol Haris Aksara yang dihubungi wartawan via telephon seluler, Rabu (27/7) mengatakan pihaknya membutuhkan waktu tambahan untuk menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.

“Kemarin memang kita janji 2 Minggu untuk menyelidiki penyebab kebakaran Aksara Plaza, namun karena tim DVI baru memberikan hasil penyelidikannya makanya waktu kita molor dari yang direncanakanan,” ujarnya.

Perwira berpangkat tiga melati emas ini menambahkan pihaknya merencanakan akan mengungkap kebakaran tersebut dalam 2 minggu ke depan. “Kira-kira 2 minggu lagilah waktu yang kita butuhkan untuk mengungkap penyebab kebakarannya,” ujarnya.

Ditanya mengenai apakah ada bukti-bukti terbaru yang diamankan Tim Labfor, lantas Haris mengaku pihaknya masih mengumpulkan bukti-bukti yang lama ditambah hasil penyelidikan terbaru dari tim DVI Polri.

Sebelumnya Tim Laboratorium Forensik Cabang Medan mulai melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), Kamis (14/7). Dalam pemeriksaan kali ini, Tim Labfor menurunkan 10 orang anggota.

Kasubdit I Fisika Labfor Polri Cabang Medan AKBP Jhon Hutabarat mengatakan pihaknya terlebih dahulu akan melakukan observasi untuk mengukur kekuatan gedung Aksara Plaza. “Kami melakukan observasi terlebih dahulu terhadap kekuatan gedung. Sejauh mana ketahanannya,” ujarnya.

Ia mengatakan, jika ketahanan gedung sudah diketahui, barulah Tim Labfor masuk untuk memetakan di mana lokasi pasti titik api. Kemudian, kata dia, barulah bisa disimpulkan apa sebab musabab kebakaran ini. “Kami menunggu api benar-benar padam. Saat ini, asap masih mengepul di dalam bangunan,” ungkap Jhon.

Ia menjelaskan, setelah api benar-benar padam, barulah dilakukan pengecekan di tiap kolom-kolom gedung. Nanti, kata Jhon, akan dilakukan kajian lebih mendalam. “Tim dari Labfor Cabang Medan sebanyak 8 orang. Kemudian kami dibantu tim dari Mabes Polri dua orang. Untuk hasilnya, kita belum bisa simpulkan saat ini,” ujarnya.

Sementara Kepala Laboratorium Forensik Cabang Medan, Kombes Haris Aksara mengaku membutuhkan waktu untuk mencari tahu apa penyebab pasti kebakaran di Aksara Plaza.

Ia mengatakan, hasilnya akan muncul setelah timnya melakukan analisis di lantai dua Pasar Aksara. “Paling lama bisa diketahui hasilnya itu dua atau tiga minggu lagi. Saat ini, tim kami mulai bekerja mencari asal api,” kata Haris.

Ia menerangkan, guna mencari tahu penyebab kebakaran, pihaknya dibakup tim Mabes Polri. Mudah-mudahan, kata dia, dalam waktu dekat diketahui asal api dan penyebab kebakaran ini. “Inikan kondisinya masih berbahaya. Di dalam gedung masih ada api. Jadi, tim kami menunggu api benar-benar padam,” katanya.

Sedangkan Waka Poldasu Brigjend Adhie P turun langsung ke lokasi kebakaran di Aksara Plaza. Setibanya di lokasi kebakaran, Adhie yang mengenakan seragam dinas lengkap mengenakan helm dan masker kemudian mengajak seluruh petugas Labfor untuk masuk ke dalam gedung.

Usai melakukan pengecekan selama 10 menit di dalam gedung, Adhie pun menemui sejumlah wartawan. Kata Adhie, ia meminta lokasi itu disterilisasi.

“Saya datang ke sini mewakili bapak Kapolda melihat situasi kebakaran. Saya sudah lihat dari heli sebelumnya. Api sangat besar, karena masih kekurangan pemadam. Begitupun, saya perintahkan polsek menjaga status quo karena masih banyak brankas emas dan uang. Masyarakat tidak boleh masuk,” ungkap Adhie.

Ia mengatakan, untuk saat ini kepolisian belum bisa menyimpulkan apa penyabab kebakaran. Karena, kata Adhie, Tim Labfor Cabang Medan masih menganalisis penyebab pasti kebakaran.

“Tim Labfor hari ini mulai bekerja. Dan saya juga sudah minta agar lokasi ini benar-benar dijaga. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” katanya. Usai berbincang, Adhie pun pamit. Sebelum naik ke atas mobil, ia meminta doa agar Sumatera Utara ini aman dan kondusif. (W08)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut24 Group Rianto SH MH Berduka
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
Humanis di Bulan Ramadhan, Satreskrim Polres Padangsidimpuan Turun ke Jalan, Bagikan 50 Paket Takjil untuk Warga
TMMD ke-127 Kodim 0212/Tapsel Dapat Apresiasi Mabesad, Harapan Baru Bangkit Pascabencana, Ketua Tim Wasev: Sudah Terlaksana dengan Baik
komentar
beritaTerbaru