Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut Group Rianto SH MH Berduka
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut Group Rianto SH MH Berduka
kota
MEDAN | SUMUT24 Sepanjang tahun 2015, 1362 warga Medan mengalami penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan 9 orang meninggal. Kepala Dinas Kesehatan Medan drg Usma Polita melalui Kasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Pocut Fatimah, menyatakan terjadi penurunan bila dibandng tahun 2014, yaitu 1698 kasus dan 15 meninggal.
Baca Juga:
- Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut Group Rianto SH MH Berduka
- Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
- Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
Menurutnya, menurunnya kasus penyakit yang disebabkan vector nyamuk Aedes aegypti, salah satunya dikarenakan peran aktif Puskesmas dan masyarakat dalam melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).
Padahal, berdasarkan tren naiknya kasus DBD siklusnya 5 tahun sekali dan tahun 2015 merupakan tren kenaikan kasus DBD. “Kalau dari trennya, tahun 2015 kasus DBD mengalami kenaikan, tetapi malah terjadi penurunan dibanding 2014 lalu. Hal ini karena adanya upaya yang dilakukan yaitu PSN dan masyarakat sudah semakin menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Tahun 2016 ini, kita juga akan terus aktip melakukan PSN dan mensosialisasikan pentingnya menjga kebersihan melalui Puskesmas, †katanya Rabu (13/1).
Sedangkan kasus meninggalnya 9 warga karena DBD, menurutnya, kemungkinan karena penderita mengalami Shock Syndrome atau terlambat dibawa ke tempat pelayanan medis. “Kemungkinan lain, adanya komplikasi penyakit yang dialami,†kata Pocut.
Sementara dari Januari sampai Oktober 2015, sebutnya, dari 21 kecamatan di Medan, jumlah kasus DBD terbanyak yaitu Medan Johor 133, Medan Selayang 115 dan Medan Tuntungan 98. Kasus terendah Medan Maimun 10 dan Medan Barat 29.
Pengamat kesehatan Dr dr Umar Zein SpPD KPTI mengatakan, perubahan kelembaban dari mulai musim panas ke musim penghujan menyebabkan mulai menetasnya telur nyamuk. Untuk itu, sebagai antisipasi merebaknya kasus DBD, dilakukan PSN. Karena sebagai daerah endemis DBD, hanya dengan PSN penyebaran penyakit bisa diturunkan.
Kepada masyarakat, konsultan penyakit tropik dan infeksi ini mengimbau tetap melakukan pencegahan dengan memberantas atau membersihkan genangan air tempat perindukan nyamuk. “Kalau ada gejala demam, segera periksakan ke pelayanan kesehatan terdekat,” pungkasnya.(nis)
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut Group Rianto SH MH Berduka
kota
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
kota
Humanis di Bulan Ramadhan, Satreskrim Polres Padangsidimpuan Turun ke Jalan, Bagikan 50 Paket Takjil untuk Warga
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Dapat Apresiasi Mabesad, Harapan Baru Bangkit Pascabencana, Ketua Tim Wasev Sudah Terlaksana dengan Baik
kota
Wasev Mabesad Tinjau TMMD ke127 Kodim 0212 Tapanuli Selatan, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Menyentuh Rakyat
kota
Genjot Infrastruktur Pasca Bencana, Tim Wasev Mabesad Tinjau Langsung TMMD ke127 di Tapanuli Selatan
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/TS Ditinjau Wasev Mabesad, Dipastikan Target Tuntas Sebelum 11 Maret 2026
kota
Call Center 110 Jadi Andalan Warga, Polres Padangsidimpuan Bubarkan Keributan Remaja di Samping Masjid Raya AlAbror
kota
Gerak Cepat! Bupati Madina Tinjau TPA Banggua, Tumpukan Sampah Ditarget Tuntas Minggu Depan
kota