Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut Group Rianto SH MH Berduka
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut Group Rianto SH MH Berduka
kota
MEDAN | SUMUT24
Baca Juga:
- Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut Group Rianto SH MH Berduka
- Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
- Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
Ketua Umum GP Farmasi Sumut, Drs T. Amin Wijaya mengatakan, dalam menghadapi MEA 2016 pihaknya akan mengawasi peredaran obat-obat dari luar negeri yang masuk ke Indonesia.
“Kami senantiasa bekerja sama dengan BPOM dalam mengawasi masuk keluarnya obat-obatan dari Indonesia, apalagi saat ini dalam menghadapi MEA 2016, dimana dikhawatirkan peredaran obat-obat ilegal semakin banyak,” ujar T.Amin, Rabu (13/1).
Obat yang berasal dari luar tidak sembarangan untuk masuk ke Indonesia. Karena harus ada register dari BPOM kalau barang tersebut layak dikonsumsi dan diedarkan ke Indonesia. Hal ini tentu berbeda dengan barang akomoditi lainnya. Karena khusus obat tidak sembarangan dalam mengkonsumsinya.
“Apalagi produk obat yang ingin masuk ke Indonesia harus memiliki pabrik sendiri di Indonesia, jika tidak punya pabrik sendiri, tidak akan bisa masuk ke Indonesia terutama di Sumut ini, dan juga pastinya harus ada registrasi dari BPOM,” ujarnya.
Dia juga mengaku, bahwa ada keuntungannya di era MEA ini, yaitu investor semakin banyak datang ke Indonesia dan membuka pabrik obat di Indonesia. Persaingan sebut Amin akan semakin ketat dengan produk lokal.
“Tapi saya tetap optimis bahwa masyarakat akan lebih memilik produk lokal, karena kualitas akan lebih terjamin dan legal, daripada produk obat-obatan dari luar,” ujarnya.
Sebelumnya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Medan, juga dalam menghadapi MEA 2016 akan lebih ekstra dalam melakukan pengawasan produk makanan, kosmetik, serta obat-obatan yang akan masuk ke Medan.
“Regulasi ketat tetap diberikan untuk produk luar negeri, disamping sudah mendapat izin edar, pengawasan terhadap mutunya tetap dilakukan dan menjadi tanggungjjawab BPOM,” pungkas Kepala BPOM Medan, Drs.Ali Bata Harahap, beberapa waktu lalu.(nis)
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut Group Rianto SH MH Berduka
kota
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
kota
Humanis di Bulan Ramadhan, Satreskrim Polres Padangsidimpuan Turun ke Jalan, Bagikan 50 Paket Takjil untuk Warga
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Dapat Apresiasi Mabesad, Harapan Baru Bangkit Pascabencana, Ketua Tim Wasev Sudah Terlaksana dengan Baik
kota
Wasev Mabesad Tinjau TMMD ke127 Kodim 0212 Tapanuli Selatan, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Menyentuh Rakyat
kota
Genjot Infrastruktur Pasca Bencana, Tim Wasev Mabesad Tinjau Langsung TMMD ke127 di Tapanuli Selatan
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/TS Ditinjau Wasev Mabesad, Dipastikan Target Tuntas Sebelum 11 Maret 2026
kota
Call Center 110 Jadi Andalan Warga, Polres Padangsidimpuan Bubarkan Keributan Remaja di Samping Masjid Raya AlAbror
kota
Gerak Cepat! Bupati Madina Tinjau TPA Banggua, Tumpukan Sampah Ditarget Tuntas Minggu Depan
kota