Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
Medan | Sumut24
Baca Juga:
- Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Menterengnya
- Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut24 Group Rianto SH MH Berduka
- Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
Berubahnya kualifikasi penilaian dalam standar pendidikan membuat Institusi pendidikan harus dapat berbenah. Jika tidak, maka institusi pendidikan yang ada akan semakin ditinggalkan.
Salah satunya, kata Ketua Lembaga Riset Publik (Larispa) Indonesia, M Rizal Hasibuan adalah sekolah juruan kesehatan. Saat ini, sekolah tersebut semakin tertinggal, jika dibandingkan dengan sekolah tinggi yang ada pada umumnya.
“Minimnya minat kesekolah kesehatan menyebabkan sekolah itu mulai ditinggalkan. Ditambah lagi satu masalah, sekolah pendidikan tidak lagi dibawah Kementerian Kesehatan, tapi sudah dibawah Kementerian Pendidikan Nasional. Ini menyebabkan mereka gamang, karena standar yang dulu mereka tidak punya, tapi sekarang harus dapat mereka ikuti,” katanya, Senin (18/7).
Standar yang ada tersebut, jelas Rizal seperti penelitian dan pengabdian masyarakat. Kemudian standar keberdayaan manusia sebut Rizal, juga belum bisa di ikuti oleh sekolah kesehatan.
“Akhirnya sekolah kesehatan tertinggal. Dan tak sedikit jumlahnya yang sudah tutup,” jelasnya.
Rizal mengaku, berdasarkan pengalaman pihaknya saat turun di daerah, ada beberapa sekolah pendidikan yang terpaksa tutup. Seperti di Pekan Baru kata dia ada 3 sekolah, dan di Sumatera Utara sendiri ada 2 sekolah.
“Selain karena standar pendidikan yang tidak bisa di ikuti, ditambah lagi minat masyarakat yang semakin menurun, akhirnya membuat sekolah pendidikan itu pun terpaksa tutup,” sebutnya.
Pemerintah, ujar Rizal, memang saat ini ingin membuat jaring bagi intitusi pendidikan. Sehingga, kualitas dari lembaga pendidikan bisa yang tersedia dapat semakin ditingkatkan.
“Kalau dulu pendidikan diberi kebebasan untuk tumbuh seperti jamur dimusim hujan. Namun sekarang berubah kepada peningkatan kualitas, karena itu sekolah-sekolah yang tidak berstandar baik akhirnya tutup karena tidak bisa menyesuaikan diri,” ujarnya.
Sebelumnya, Rizal juga mengatakan, permasalahan dunia pendidikan yang lain yakni keberadaannya masih banyak terkonsentrasi diperkotaan. Sementara untuk di daerah masih sangat jauh. “Jadi pendidikan itu umumnya hanya ada di daerah yang maju,” pungkasnya (W04).
Tokoh Birokrat dan Pejuang Koperasi, H. Muhammad Husni Wafat, Ini Sejumlah Jabatan Mneterengnya
kota
Asisten Deputi Kementerian Koperasi RI H. Muhammad Husni Wafat, CEO Sumut Group Rianto SH MH Berduka
kota
Raja Luat Losung Batu Anugerahkan Penghargaan kepada Kapolres Padangsidimpuan, Bukti Pengayoman untuk Masyarakat Adat
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna Tekankan Stabilitas Keamanan Saat Buka Puasa Bersama Lintas Elemen di Ramadan 1447 H
kota
Humanis di Bulan Ramadhan, Satreskrim Polres Padangsidimpuan Turun ke Jalan, Bagikan 50 Paket Takjil untuk Warga
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/Tapsel Dapat Apresiasi Mabesad, Harapan Baru Bangkit Pascabencana, Ketua Tim Wasev Sudah Terlaksana dengan Baik
kota
Wasev Mabesad Tinjau TMMD ke127 Kodim 0212 Tapanuli Selatan, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran dan Menyentuh Rakyat
kota
Genjot Infrastruktur Pasca Bencana, Tim Wasev Mabesad Tinjau Langsung TMMD ke127 di Tapanuli Selatan
kota
TMMD ke127 Kodim 0212/TS Ditinjau Wasev Mabesad, Dipastikan Target Tuntas Sebelum 11 Maret 2026
kota
Call Center 110 Jadi Andalan Warga, Polres Padangsidimpuan Bubarkan Keributan Remaja di Samping Masjid Raya AlAbror
kota