KORAMIL 06/BAHOROK BANTU PETANI OLAH LAHAN PERSAWAHAN

Bahorok | Sumut24

Tingginya peran serta aktif TNI terutama personel Koramil 08/ Bahorok membantu petani bercocok tanam padi diakuinya memiliki kontribusi besar mendorong minat petani mempungsikan kembali lahan persawahan petani.

 

“Peran serta TNI mendukung terwujudnya swasembada pangan di daerah ini besar dan terbukti dengan meningkatnya jumlah produksi padi di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat, Selasa (17/5). Hal ini dikatakan Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Bahorok pada acara penanaman perdana padi seluas 2000 M di salah satu lahan milik kelompok tani di Kecamatan Bahorok.

 

Dengan meningkatnya produksi padi serta didorong kenaikan harga jual gabah kering saat ini, petani di kecamatan ini mulai bergairah menanam padi,”sebut Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Bahorok, Munir usai melakukan tanam padi perdana varitas Patiwi kerjasama Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan Koramil 06 Bahorok di Bahorok. Petani di Kecamatan Bahorok produktifkan kembali lahan persawahan yang sebelumnya beralih fungsi menjadi lahan perkebunan dan palawija, sejak meningkatnya produksi padi di Kecamatan Bahorok .

 

Saat ini, diakaui Munir petani yang mengalihfungsikan lahannya menjadi lahan perkebunan dan palawija, kini memfungsikannya kembali menjadi lahan persawahan. Penggerak petani di Bahorok ini menyebutkan, banyak faktor yang mendorong petani kembali bergiat menanam padi di antaraya ketersedian pupuk yang telah memadai, bibit yang berkualitas baik serta harga jual gabah yang semakin membaik.

 

Munir yakin dengan semakin bayak masyarakat memfungsikan kembali lahan persawahan di Bahorok, tingkat produksi padi di kecamatan itu akan terus meningkat setiap tahun.“Difungsikan kembali lahan persawahan yang sebelumnya beralih fungsi akan mendorong peningkatan produksi pangan di kecamatan ini,” tegas Munir.

 

Danramil 06 Bahorok, Kapten Inf Joni Siagian mengatakan selain melakukan pendampingan pada petani, TNI juga memonitoring penyaluran bantuan terhadap kebutuhan tanaman.“Penyaluran pupuk bersubsidi misalnya kita sesuaikan jadwal dengan realisasi lapangan,begitu juga dengan bantuan lain,” ujarnya.(es)