KM. Muara Selasi di Hentikan Personil Satpolair Polres Tanjungbalai Saat Patroli Perairan

TANJUNG BALAI | SUMUT24.co

Personil Satpolair Polres Tanjungbalai menghentikan kapal nelayan KM. Muara Selasi saat team melaksanakan patroli perairan rutin, kapal tersebut sengaja dihentikan karena keperluan pemeriksaan. Patroli yang dilaksanakan pada Hari Kamis Tanggal 25 Agustus 2022, sekitar Pukul 01.04 Wib, di wilayah hukum Polres Tanjungbalai.

Patroli perairan dilaksanakan untuk melakukan tugas pengawasan dan pemeriksaan terhadap kapal yang diduga membawa PMI ilegal, barang ilegal atau barang yang dilarang keluar /masuk melalui perairan Tanjungbalai, ilegal fishing, PMI Ilegal yang keluar atau masuk dengan cara menumpang di kapal, barang-barang ilegal lainnya seperti ballpress dan narkoba.

Selain itu patroli perairan juga bertujuan untuk menjaga keselamatan berlayar nelayan, hendaknya sebelum melaut agar terlebih dahulu dilaksanakan pemeriksaan seperti periksa mesin, melengkapi dan membawa dokumen kapal, melengkapi dan membawa alat-alat keselamatan berlayar seperti jaket pelampung, ring boy, apar dan kotak P3K.

Kapolres Tanjungbalai AKBP Ahmad Yusuf Afandi SIK. MM, melalui Kasatpolair Polres Tanjungbalai AKP T. Sianturi mengatakan “Pada Hari Kamis Tanggal 25 Agustus 2022, sekitar Pukul 01.04 Wib, kapal Patroli II- 2027 Satpolairud Polres Tanjungbalai yang diawaki team regu IV yaitu Bripka L. Gurning dan Bripka Juanda, melakukan pengejaran terhadap Satu unit kapal yang datang dari laut tujuan Tanjungbalai, diposisi atau koordinat N = 2° 59′ 24,15″ E = 99° 50′ 25,698″
Kapal tersebut dapat dihentikan,” Kata Kasat.

“Hasil pemeriksaan terhadap kapal nelayan KM Muara Selasi GT. 17 No. 1587 / Ppb. Dokumen lengkap yang dinakhodai oleh Zulkifli. Selanjutnya kepada nahkoda diberi himbauan dan arahan agar memeriksa body dan mesin kapal sebelum berangkat ke laut, agar selalu waspada dan menjaga keselamatan berlayar dan berkerja di laut, Tambahnya.

“Kapal yang berpenumpang sebanyak Lima orang tersebut bermuatan fiber berisi ikan selanjutnya kapal tersebut dipersilahkan kembali melanjutkan perjalanan menuju TanjungbaIai karena tidak ada di temukan barang-barang yang ilegal atau yang melanggar hukum,” Ucap AKP T. Sianturi mengakhiri.(W02)