Kejatisu Penyuluhan Hukum kepada Pelajar Dwiwarna

475

Medan | SUMUT24
Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) melalui Koordinator Intel Kejatisu, Coony Sagala SH MH memberikan penyuluhan hukum kepada ratusan pelajar SMA dan SMK Dwiwarna Medan.
“Kami mengucapkan terimakasih kepada Kejatisu karena memberikan penyuluhan hukum kepada peserta didik terutama tentang penyalahgunaan narkoba,” ungkap Kepala SMK Dwiwarna Drs Yusran di sekolah tersebut Jalan Gedung Arca Medan, Rabu (3/8).
Disebutkan Yusran, pada penyuluhan hukum yang diikuti sekira 500 pelajar SMK dan SMA Dwiwarna itu antara lain membahas mengenai bahaya narkoba dan kejahatan seksual anak di bawah umur.
Disebutkan Yusran, saat ini bahaya penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar sangat rentan. Bahkan berdasarkan catatan dari badan narkotika nasional menyebutkan berdasarkan data pada 2015 penggunaan narkoba di kalangan generasi muda mencapai 5 juta orang.
“Bahkan dari angka kematian akibat penyalahgunaan narkoba diperkirakan mencapai 104.000 orang yang berumur 15 tahun dan 263.000 orang yang berumur 64 tahun,” kata Yusran mengungkapkan data dari BNN.
Dalam penyuluhan hukum itu, selain siswa juga para guru turut hadir dan mendengar penyuluhan yang dilakukan Koordinator Intel Kejatisu Conny Sagala SH MH bersama timnya dari Sat Narkoba Polresta Medan dan Kemensos Rumah Perlindungan Trauma Centre (RPTC).
Menurut Yusran, kegiatan ini sangat bermanfaat dan membantu guru dalam proses mengajar terutama mendidik anak murid agar menjauhi narkoba dan kekerasan seksual anak dibawah umur.
Yusran berharap kegiatan seperti ini dapat dilaksanakan minimal setahun dua kali karena narkoba dan kekerasan sksual anak di bawah umur sudah masuk ke sekolah -sekolah.
Sementara itu Coony Sagala dalam paparannya mengingatkan akan bahaya narkoba dan kekerasan seksual anak dibawah umur terutama terkait hukuman yang akan dijatuhkan. (R.05)

Loading...