Kadisdik Ilyas : “Jadikan setiap tempat menjadi sekolah, dan semua orang menjadi Guru”

308

BATUBARA I SUMUT24.co
Ki Hajar Dewantoro mendirikan Taman Siswa 1922 mengatakan “Jadikan setiap tempat menjadi sekolah, dan semua orang menjadi guru”.  Pertanyaannya terjadikah ? Terjadi setelah datang si Covid.

Hal tersebut disampaikan Kadisdik Batu Bara Ilyas Sitorus saat mengawali paparannya pada Penyuluhan pendidikan dalam rangkaian kegiatan  Non Fisik Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 109 Tahun 2020 di hadapan peserta  bertempat di Aula Kantor Desa Kuala Gunung Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara, Rabu (07/10/20).

Masih menurut Ilyas, Dalam paparannya bahwa peran orangtua dalam pendidikan anak harus mampu menjadikan Rumahku sekolahku, sekolahku rumahku.

Mahasiswa Program Doktor Universitas Negeri Medan ini,  juga menyampaikan bahwa tidak ada orangtua yang ingin melihat kegagalan anaknya dimasa sekarang dan masa yang akan datang.  Namun tidak semua orangtua faham bahwa mereka mempunyai peran signifikan dalam menentukan keberhasilan anak-anak mereka.

Makanya menurut Kadisdik kebermanfaan berbasis pikir, hati, fisik dan tindakan akan dapat menentukan nasib anak kita dimasa yang akan datang dalam memasuki generasi emas 2045.

Orangtua adalah pendidik, yang utama dan pertama sebut Ncekli. Disebut yang pertama karena orangtua yang memberikan pendidikan untuk pertama kalinya bagi anak. Mengapa yang utama, karena orangtua yang memiliki tanggung jawab, kewajiban dan otoritas untuk menjadikan anak sesuai cita-citanya, cita-cita keluarga, bangsa,  negara dan agama. Tegas Ilyas mengakhiri, pungkasnya.

0rangtua bukan tidak mau melakukan pendampingan atau mendukung  di saat Belajar Dari Rumah ( BDR ), namun bisa jadi orangtua tidak faham cara mendukungnya atau tidak mengerti bahwa dukungan mereka sangatlah penting.

Oleh karenanya menurur Ncekli safaan akrab Kadisdik Batu Bara ini keberhasilan proses belajar mengajar apalagi di saat PJJ/BDR ini tidak bisa hanya di bebankan kepada guru atau sekolah semata. Karena Guru juga manusia biasa, guru punya keluarga, guru juga harus mendampingi putra putrinya disaat BDR, makanya orangtua harus berperan aktif dalam proses belajar anak, sebut Ilyas.

Diakhir paparannya Ilyas mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan Danrem 0208/As, kepada Disdik bisa berbagi disaat anak-anak kita saat ini belajar dari rumah dan Ilyaa juga menyampaikan kepada peserta bahwa TMMD Ke-109 Tahun 2020 merupakan program terpadu lintas sektoral dan bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Batu Bara serta merupakan akselerasi pembangunan yang melibatkan masyarakat. Kegiatan TMMD ke 109 ini bukan saja merupakan kegiatan fisik juga banyak kegiatan non fisik, kesemua itu memberi kedekatan antara TNI dan masyarkat, Semoga TMMD Ke-109 Ta. 2020 Kodim 0208/As dapat menjadikan kekuatan bagi kita semua sebagaimana dalam tema besar  TMMD ke 109 Tahun 2020 yaitu  “TMMD PENGABDIAN UNTUK NEGERI”  dan di aminin oleh semua peserta dan personil TNI yang juga turut bersama dalam Aula tersebut. (Red)

Loading...