Judi Tembak ikan kini mulai beroprasi dengan Mulus, Lancar Di Kabanjahe

273

Tanah Karo I Sumut24.co

Hasil dari Investigasi Tim  Ke lapangan Judi tembak ikan atau sering di sebut judi jekpot atau kini beroprasi bebas di Kota Kabanjahe dan hampir tanpa ada sentuhan hambatan maupun rintangan, setiap Kedai Kopi  di Kota Kabanjah seperti di salah satu kedai kopi terminal tepatnya di stasion Gaya baru kabanjahe,maupun di kedai kopi Tarigan di belakang flaza kabanjahe ataupun Pedesaan seperti di simpang regaji kec merek yang berada di wilayah Kabupaten Karo sungguh berjalnn mulus.

Ketika Tim investigasi berada di lapangan menyelusuri banyak kaum mamak mamak yang mengeluhkan judi tembak ikan tersebut, ” ( hampir semua mamak mamak terasa menjadi terabaikan oleh suaminy akarna judi ikan tersebut )menam lania kmai diate dilaki kami pe bna judi ikan ikan e, diberu si ngianisa pe mejile kerina si ngianisa ) kata ibu  Beru Dk Ginting dengan penuh harap agar judi tersebut di tutup.

Sedikit cerita dari ibu Dk br Ginting uang pupuk, obat dan bahkan ongkos anak sekolah berangkat pun kadang telah habis di mainkan bermian judi tembak ikan tersebut ,kadang uang hasil dari ladang yang di sediakan untuk anak sekolah di ambil dari simpanan bahkan sering habis di judikan bapak anak – anak ungkapnya lagi dengan wajah yang semakin sedih bahkan ingin menitikkan air mata.
Para kaum mamak mamak juga masyarakat Kabupaten Karo sangat mengharapkan agar pihak Kepolisian  Tanah Karo segera menangkap dan menghentikan segala jenis bentuk judi dan penyakit masyarakat yang ada di Tanah Karo ini, ujar Beru Dk br Ginting
Beberapa waktu lalu judi tembak ikan di tutup kami mulai mersaa senang dan suami kami telah mulai berobah hingga telah turut keladang bersma kami ,tapi kini wahhhh hancur lah sudah di karenakan dianya lebih senang di meja judi tembak ikan tersebut ketimbang di rumah bersama anak anak.ungkapnya lagi.Kita sungguh sangat berharap akhirnya, ketika Kapolres Karo di konfirmasi melalui (wab sab)nya terlihat telah ada contreng biru tanda telah di baca namun sampai berita ini di kirim tidak ada jawapan .
Semoga keluhan dari kaum mamak mamak ini mendapat respon dan perhatian dari pihak Kepolisian Tanah Karo.(Lin).