Jelang Ramadhan //Penjualan Ikan Sale Meningkat 20 Persen

Medan | Sumut24

Tidak hanya daging, ternyata ikan sale atau ikan asap menjadi salah satu primadona menjelang Ramadhan. Sepekan menjelang bulan puasa, ikan yang satu ini mengalami peningkatan hingga 20%.

Seperti diungkapkan Farida (50), salah seorang pedagang ikan sale di pusat Pasar Medan, Rabu (1/6). Biasanya, dia penjualan rata-rata perhari ikan sale ini mencapai 20 kg hingga 50 kg. Namun sejak dua pekan terakhir mengalami peningkatan permintaan. Karena ikan sale ini, menjadi pilihan bagi masyarakat. “Peningkatannya sekitar 20% lah sekarang ini,”ujarnya.

Belakangan sebutnya, ikan sale ini, tidak hanya diminati masyarakat  bermarga saja. “Minimal pada bulan puasa, orang tertuju ke ikan sale. Terutama kita orang bermarga biasanya yang suka, sekarang ada juga orang kita melayu,”kata Farida.

Farida mengaku dalam satu bulan, dia bisa menghabiskan sekira 3 ton hingga 4 ton ikan sale ini. Untuk bahan baku, ini didatangkan dari berbagai daerah seperti Binjai, Sidimpuan, Palembang dan Batangtoru. “Yang paling banyak diminati itu, yang ikan sale, jenis limbat. Ini yang jadi idola dan paling laris yang dari Batangtoru, Tapanuli Selatan,”ujarnya.

Dengan peningkatan permintaan ini, ternyata memicu kenaikan harga. “Sejak beberapa hari belakangan ini, harga ikan sale ini juga sudah naik Rp 5000 per kg,”ujarnya.

Untuk ikan asap ini dipasarkan diharga mulai Rp 70.000 hingga Rp 180.000 per kg. Bahkan menjelang dan pasca lebaran diperkirakan ikan sale ini bisa mencapai harga Rp 200.000 per kg, tergantung jenisnya.

Untuk diketahui, ikan asap ini memiliki beberapa pilihan. Seperti ikan lele, limbat dan baung. Salah seorang konsumen, Budi yang ditemui disela belanja mengatakan, ikan asap ini menjadi salah satu menu kesukaan dalam keluarga.(W04)