Ifthar Mesra Pinggir Jalan Ala Tourism Malaysia Bersama Media, Harga kaki Lima Rasa Bintang Lima

230

Medan – www.sumut24.co

Tourism Malaysia menggelar acara Ifthar Mesra bersama awak media bernuansa udara terbuka di warung kaki lima Kawkaw Thai Seafood bertempat di jalan Asia Medan (27/4).
Mengambil tema yang berbeda kali ini Hishamuddin Mustafa sebagai Direktur Tourism Malaysia Medan sengaja ingin membawa suasana berbuka puasa ala traveler sambil berwisata kulinari pinggir jalan.

“Saya sudah berulang kali makan di sini, makanya saya yakin citarasanya sesuai dengan yang biasa saya makan di Malaysia, makanya saya mau berbuka puasa di gerai ini bersama kawan-kawan, apalagi saya yakin makanannya halal. Kita bosan dengan suasana hotel, jadi saya ingin mencoba buat suasana baru berbuka puasa bersama di pinggir jalan raya umum sambil menikmati hidangan seafood yang tak kalah nikmatnya dengan kulinari hotel berbintang”,ujar Hishamuddin.

Secara singkat warung Kawkaw yang awalnya sederhana, tiba-tiba berubah interior meja ala restoran mewah dengan tatanan hidangan sebagaimana layaknya hotel berbintang dan tersaji beberapa hidangan laut seperti ikan siakap asam manis, tomyam, telur bistik, cumi goreng tepung, tumis kangkung tumis sawi serta dilengkapi teh tarik khas negara Malaysia.

Serasa berwisata di negara jiran, suasana outdoor membawa para awak media merasa nyaman sehingga tidak sungkan untuk berinteraksi satu dan lainnya. Suasana baru ini membawa kesan dan keakraban tersendiri.

Tujuan Hishamuddin membuat acara Ifthar gaya baru ini adalah agar para penggiat wisata kulinari kelas pinggir jalan mau untuk berbenah baik itu dibidang interior maupun di menu makanannya agar konsumen maupun para pelancong tertarik untuk datang berkunjung ke rumah makan tersebut. Beliau juga berjanji akan menjalin kerjasama ke pihak travel agar membuka itinerary kunjungan ke warung pinggir jalan bagi wisatawan bawaannya.

Terkait informasi travel bubble kepada wartawan Hishamuddin mengatakan mulai awal Mei, orang masuk ke Malaysia tak perlu tes PCR. Bandara di Indonesia sudah menerapkan tak perlu PCR biasanya di Malaysia akan menerapkan hal sama. Kebijakan masuk Malaysia tanpa karantina mulai berlaku per tanggal 1 April 2022. Begitu perbatasan dibuka ada ribuan wisatawan dari berbagai belahan dunia datang berkunjung ke Malaysia. Karena negara Malaysia tidak lagi dalam masa pandemi tetapi sudah endemi.

“Oleh karena itu tahun ini saya akan merayakan lebaran di kampung halaman, setelah 2 tahun saya dan keluarga tidak bisa pulang akibat pandemi covid”. Selepas Aidil Fitri saya akan kembali ke Indonesia dan akan berjumpa kembali kepada rakan-rakan media disini dalam program lainnya, tutup Hishamuddin. (laura)