Senin, 06 April 2026

Setelah Ditusuk Enak, Perut Pacarnya Ditusuk Pakai Belati

Administrator - Jumat, 04 September 2020 15:35 WIB
Setelah Ditusuk Enak, Perut Pacarnya Ditusuk Pakai Belati

DELISERDANG I SUMUT24.co Sungguh malang nasib wanita satu ini, setelah semalaman bergumul mesra diranjang, ( mendapat tusukan enak benda tumpul milik sang pacar) Sore harinya menjelang pulang mereka kembali bergumul di jalanan, akibatnya Donna mendapat tusukan menyakitkan pakai pisau belati tajam di perutnya mengakibatkan Donna terkapar di pinggir jalan.

Baca Juga:

Peristiwa miris itu terjadi setelah mereka usai kencan satu malam si wanita minta uang. Karena tak diberi, ia marah-marah pada pacarnya. Donna dan Arifta kemudian turun dari kereta. Mereka bergumul di tepi jalan. Arifta menikam Donna. Setelah Donna terkapar, Arifta membawa kabur kereta dan android milik pacarnya.

Donna br Ginting (42) tergeletak dengan kondisi perut berdarah di Jalan Jamin Ginting KM 49, Tikungan Amoi, Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Deliserdang, Rabu (2/9) jam 11.00 WIB. Ia ditikam pacarnya, Arihta Ersada Sembiring (38).

Akibatnya, Donna warga Desa Rumah Mbacang, Kecamatan Namorambe, Deli Serdang menderita luka tusuk 3 liang di perut dan masih kritis di RSUP Haji Adam Malik, Medan. Ia juga kehilangan Revo BK 6116 ACI dan 1 unit android Oppo.

Sedang tersangka Arihta Ersada Sembiring, warga Desa Kuta Mbelin, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo, sore harinya sekitar jam 16.00 WIB, dibekuk Team Anti Bandit (Tekab) Reskrim Polsek Pancurbatu dari Desa Simpang Empat, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo.

Dari hasil informasi yang dihimpun, Donna ditemukan oleh seorang warga bernama Hendra Sembiring tergeletak di tikungan Amoi Desa Bandar Baru dalam kondisi berlumuran darah. Setelah itu, Hendra membawa Donna ke Puskesmas Bandar Baru dan memberitahu Kepala Desa Sembahe, Esra. Selanjutnya, Esra menghubungi Polsek Pancurbatu.

Polisi kemudian mengevakuasi korban dari Puskesmas Bandar Baru ke RS Adam Malik Medan dan melakukan pengejaran terhadap tersangka. Sekitar jam 16.00 WIB atau lima jam pasca penemuan Donna, polisi berhasil membekuk Arihta Ersada dari Desa Simpang Empat, Kecamatan Namanteran, Kabupaten Karo

“Saat diinterogasi, tersangka mengaku awalnya Selasa (1/9) jam 23.00 WIB, dirinya pergi bersama korban dengan mengendarai sepeda motor Honda Revo milik korban ke permandian air panas si Debugdebug. Di situ keduanya pun sempat menginap,” ujar Kapolsek AKP Dedy Dharma, SH.

Lanjut AKP Dedy, pada Rabu (2/9) jam 10.00 WIB, tersangka dan korban meninggalkan penginapan dan kembali ke rumah korban. Di perjalanan, tersangka dan korban bertengkar mulut di atas sepeda motor dikarenakan korban minta uang. Karena tidak diberi, korban marah.

“Karena kesal, tersangka berhenti di pinggir jalan, kemudian tersangka dan korban berkelahi serta bergumul, hingga terjatuh ke semak-semak. Namun, korban berada di bawah dengan kondisi tertindih, selanjutnya tersangka mencabut sebilah pisau belati yang sudah dibawanya kemudian menusuk perut korban sebanyak 3 kali, lalu meninggalkan korban dan membawa sepeda motor serta HP korban,” ujar AKP Dedy.

Dari tersangka, polisi menyita kereta, ponsel android, KTP, KK korban dan pisau belati panjang nya 20 Cm. Pelaku berikut barang bukti diamankan ke Mapolsek Pancurbatu. Ia akan dijerat dengan Pasal 353 ayat (2) yo Pasal 351 ayat (2) KUHP dengan ancaman diatas 5 tahun penjara. (Hari’S).

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
KRI Bima Suci Tiba di Belawan, Rico Waas Siap Kenalkan Potensi Medan ke Mata Dunia
Aktivitas Gunung Sorikmarapi Meningkat, Ini Himbauan Bupati Madina Saipullah Nasution Saat Turun Langsung Pantau Pos Pengamatan
Menguatkan nilai kemanusiaan, Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Berikan Santunan kepada Anak Yatim Piatu
Ketua RANZ Medan Bantah Pemko Lamban Tangani Sampah, Ibrahim : Program PSEL Sudah Berjalan
Mallorca Paksa Real Madrid Menelan Kekalahan di Markas Sendiri
Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Hadiri Halal bi Halal Keluarga Besar Yayasan Gerakan Sumatera Utara Bergiat dan IKA MSP FISIP USU
komentar
beritaTerbaru