Isra Miraj 1447 H di YMPI Sei Tualang Raso, Fadly Abdina Tekankan Shalat dan Perangi Judi Online
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026
kota
MEDAN | SUMUT24 Aksi premanisme berujung kerusuhan terjadi di kampus Universitas Al Wasliyah (UNIVA) Jl SM Raja Medan.
Baca Juga:
Kali ini, tiga orang preman berinisial K, T dan R memukuli alumni Himpunan Mahasiswa Al Wasliyah (Hima) Juanda hingga pingsan.
Menurut penuturan rekan Juanda bernama Asril, keributan terjadi saat mahasiswa Himah UNIVA tengah melaksanakan kegiatan pengkaderan. Saat itu, terjadi selisih faham antar sesama mahasiswa.
“Kejadiannya Jumat (27/5) malam bang. Kebetulan, ada mahasiswa Fakultas Hukum tidak ikut pengkaderan Himah,” kata Asril, Sabtu (28/5) siang.
Saat terjadi keributan, Asril yang tengah berada di rumah ditelfon oleh seniornya bernama AC Siahaan. Karena Asril alumni Fakultas Hukum, ia pun datang bersama rekannya Juanda, yang merupakan alumni Himah UNIVA.
“Pas kami sampai di lokasi, saya dan Juanda melerai keributan. Saat itu, keributan pun mereda,” ungkap Asril.
Entah bagaimana, ketika Asril dan Juanda melerai keributan, tiga orang preman masing-masing K, T dan R datang. Mereka hendak menyerang AC Siahaan.
“Bg Siahaan mau dipukuli oleh K, T dan R. Terus kami bela. Mereka kemudian menyerang kami dengan senjata tajam,” kata Asril.
Ketika peristiwa terjadi, Juanda dihantam balok kayu. Spontan, Juanda tersungkur dan pingsan.
Akibat peristiwa ini, para korban menderita luka di bagian kepala, tangan dan kaki. Bahkan, kepala Juanda mengalami luka robek.
Sementara K, T dan R, tiga orang preman yang melakukan penganiayaan dilaporkan ke Polsekta Patumbak. Laporan tersebut sesuai dengan bukti lapor STPL/474/VI/2016/Polresta Medan/Sek Patumbak.
“Setelah kejadian penganiayaan itu, kami bersama Juanda langsung melapor ke Polsekta Patumbak. Mereka itu bukan mahasiswa UNIVA,” kata Asril Siregar, rekan Juanda.
Menurut Asril, penganiayaan ini bermula saat ada keributan antar mahasiswa saat kegiatan pengkaderan di kampus UNIVA. Asril dan Juanda turun untuk meredam keributan dimaksud.
“Saat kami melerai keributan, datang tiga orang laki-laki yang bukan mahasiswa UNIVA. Mereka menyerang kami dengan senjata tajam,” ungkap Asril.
Disinggung lebih lanjut soal motif penyerangan, Asril sendiri mengaku tidak tahu menahu. Sebab, keributan di dalam kampus tidak ada kaitannya dengan para preman itu.
“Kegiatan kampus inikan murni kegiatan mahasiswa. Mereka itu enggak ada wewenang sebenarnya di dalam kampus,” kata Asril.
Ia mengatakan, dirinya meminta aparat kepolisian untuk menangkap K, T dan R. Ketiganya harus diringkus demi kenyamanan mahasiswa UNIVA. (W08)
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina menghadiri peringatan Isra Miraj Nabi Muhammad SAW 1447 H/2026
kota
Tender VPN Rp13,7 M Bapendasu Disorot, Dugaan Peran Rudi Hadian Siregar di Balik Persekongkolan Tender
kota
sumut24.co ASAHAN, Kepolisian Resor (Polres) Asahan berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak yang terja
News
sumut24.co JAKARTA, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyerahkan buku bertema pendidikan antikorupsi kepada Majelis Rektor Perguruan Ting
News
Medan SMA Negeri 2 Medan menyelenggarakan kegiatan Parenting bagi orang tua/wali siswa kelas X dalam rangka memberikan pendampingan kepa
News
sumut24.co MedanPemerintah Kota Medan melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan terus memperkuat langkah strategis dalam mewujud
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai sertifikasi halal dan Sertifikat Produk Pangan Industri Rumah Tangga (SPP
kota
sumut24.co MedanPemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Ketenagakerjaan menggelar Medan Career Expo 2026 yang diikuti 124 perusahaan d
kota
Tertib Berlalu Lintas Jadi Fokus Satlantas Polres Palas di Tahun 2026
kota
Kasat Binmas Polres Padangsidimpuan Jadi Pembina Upacara di MTsN 1, Tekankan Disiplin dan Masa Depan Pelajar
kota