Selasa, 17 Februari 2026

Desa Medan Estate dan Bandar Khalipah Disinyalir Jadi Lumbung Sampah, DPD GPRI SU : Copot Kasi Kebersihan

Administrator - Senin, 01 Juni 2020 08:54 WIB
Desa Medan Estate dan Bandar Khalipah Disinyalir Jadi Lumbung Sampah, DPD GPRI SU : Copot Kasi Kebersihan

DELI SERDANG I SUMUT24.co

Baca Juga:

Desa Medan Estate dan Desa Bandar Khalipah di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara disinyalir sebagai lumbung sampah berasal dari limbah rumah tangga.

Hal ini tampak terlihat banyaknya tumpukan sampah disemua sudut didua desa tersebut hingga mengeluarkan aroma busuk yang menyengat hidung. Terlebih lebih setelah H+9 lebaran 1441 H 2020 M tahun ini.

Tumpukan sampah yang telah membusuk saat ini diduga sengaja dilakukan pembiaraan oleh pihak yang berkompoten yakni, Kasi Kebersihan Kecamatan Percut Sei Tuan yang dijabat oleh, Yuzli Azlan Nasution yang saat ini dipercaya kan Bupati Azhari Tambunan sebagai perbanjangan tangan di Kecamatan tersebut.

Sehingga, dengan dugaan kesengajaan dilakukan Kasi Kebersihan Kecamatan Percut Sei Tuan, Yuzli Azla Nasution disinyalir tidak mempunyai kebijakan/program bagai mana cara untuk melakukan pembersihan dan penata kelolaan pembuangan sampah liar yang telah dilakukan masyarakat sekeliling Desa tersebut.

Sementara dana yang dihasilkan dari sektor persampahan tidak sedikit nilai nya. Terutama yang dihasilkan dari retribusi sampah yang dibayar masyarakat dengan kutipan berpariasi.

Menanggapi hal itu, J. Manurung Pengurus DPD LSM GPRI Sumatera Utara kepada Sumut24 melalui telpon seluar, Senin (1/6/2020) meminta kepada Bupati Deli Serdang, Azhari Tambunan harus peka menyikapi tumpukan sampah liar di dua desa tersebut.

“Apabila Bupati tidak peka, maka siapa lagi yang harus menanggapinya. Sebab Bupati yang menempatkan, Yuzli Azla Nasution sebagai Kasi Kebersihan di Kecamatan Percut Sei Tuan,” ujar J. Manurung.

Apalgi, Azhari Tambunan yang telah dua kali menjabat sebagai Bupati Deli Serdang, sudah selayaknya memperlihatkankan hasil kerjanya di masyarakat sebab di periode ke dua ini juga Bupati dipilih masyarakat terlepas dari pro-kontra.

“Untuk itu, kita meminta Bupati Deli Serdang, Azhari Tambunam mencopot Kasi Kebersihan Percut Sei Tuan yang diduga tidak mempunyai kebijakan untuk perang terhadap sampah dan mengganti nya kepada pejabat yang mempunyai kebijakan dan harus juga mempunyai keloyalan pada masyarakat tidak hanya mendahulukan kepentingan pribadi dan golongan,” ucap J. Manurung.

Sementara, Kasi Kebersihan Percut Sei Tuan Yusri Azlan yang dihubungi Sumut24 melalui telpon seluar via WhatsApp yang dikonfirmasi jumlah armada pengangkut sampah dibawah kepemimpinanannya serta biaya operasional yang digunakan perhari nya, Yusri Azlan tidak mau membalas walaupun terlihat telah terbaca.(Ir/Biro DS)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Taman Syech Kukut akan di Revitalisasi Pemko Solok Jadi Taman Literasi dan Budaya
Halal Bihalal Masyarakat Nagari Koto Laweh Sambut Bulan Suci Ramadhan di Hadiri Bupati Solok.
Bupati Solok Bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Lakukan Aksi Donor Darah di GOR H. Agus Salim Padang
MIT Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut Tangkap 2 Residivis Sindikat Curanmor Beraksi Puluhan Kali
Rico Waas Dorong Percepatan Penyelesaian Revitalisasi Stadion Teladan
Bupati Saipullah Tutup MTQ XXV Madina 2026, 250 Peserta Berkompetisi
komentar
beritaTerbaru