Selasa, 17 Februari 2026

Pengerjaan Pembangunan Tower Diprotes, Warga Tutup Akses Jalan Masuk ke Tower Menggunakan Kayu

Administrator - Rabu, 06 Mei 2020 04:44 WIB
Pengerjaan Pembangunan Tower Diprotes, Warga Tutup Akses Jalan Masuk ke Tower Menggunakan Kayu
PERCUT SEI TUAN | SUMUT24.co Pasca pengerjaan pembangunan tower di Paloh Merbo, Desa Tanjung Rejo, Kecamatan Percut Sei Tuan menimbulkan problema, karena soal dugaan izin tower yang belum ada, namaun pengerjaannya masih saja tetap terus berjalan. Selain izin yang salah satu persoalan timbul, warga yang berdomisili di Dusun XI Paloh Merbo, Desa Tanjung Rejo, Kecamatan percut Sei Tuan dibuat kecewa lantaran merasa ditipu dan dibohongi oleh Kepala Desa nya sendiri. Warga yang kecewa itu pun melakukan aksinya dengan menutupan akses jalan menuju ke lokasi pengerjaan pembangunan tower dilakukan dengan mengunakan kayu. Kepada wartawan, warga yang bernama Sugianto ini mengatakan, penutupan akses jalan menuju tower yang dilakukan adalah bentuk dari protes kekecewaan karena sejak pengerjaan pembangunan tower tersebut tanah miliknya 3 x 28 meter dijadikan akses jalan masuk ke lokasi tower. “Kades ada menjanjikan untuk menyelesaikan persoalan tanah saya 3 x 28 meter yang dipakai untuk akses jalan menuju ke pengerjaan pemvangunan tower kepada pihak tower namun sampai sekarang apa pun tidak ada,” ucap Sugianto dengan kecewa. Selama ini Kades hanya berjanji dan kita lihat saja dalam satu minggu ini akan menyelesaikannya. “Memang Kades melalui matrai 6000 berjanji akan menyelesaikanta. Namun kita lihat saja satu minggu ini karena ini merupakan janjinya,” jelas Sugianto, Kamis (6/5/2020). Masih Sugianto kepada wartawan mengungkapkan, keberadaan rumahnya berdekatan dengan berdirinya tower tersebut. Menurut Sugianto, luas lahan tanahnya sebelum dipotong untuk akses jalan masuk ke lokasi tower 27×28 meter. Akibat dipotong seluas 3×28 meter, luas tanahnya menjadi 24×28 meter. Dikarenakan adanya lahan tanahnya diambil untuk akses jalan masuk ke lokasi tower, Sugianto minta ganti rugi. “Sebelumnya, saya tidak tahu rencana Kades Tanjung Rejo, Selamaet meminta kepada saya membuat surat tanah gratis. Namun begitulah, setelah selesai surat tanah saya. Rupanya ukurannya sudah berkurang seperti yang terlihat di SK tanah yang ada sekarang ini ada berkurang 3 meter,” pungkasnya.(W02)

Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Taman Syech Kukut akan di Revitalisasi Pemko Solok Jadi Taman Literasi dan Budaya
Halal Bihalal Masyarakat Nagari Koto Laweh Sambut Bulan Suci Ramadhan di Hadiri Bupati Solok.
Bupati Solok Bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Lakukan Aksi Donor Darah di GOR H. Agus Salim Padang
MIT Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut Tangkap 2 Residivis Sindikat Curanmor Beraksi Puluhan Kali
Rico Waas Dorong Percepatan Penyelesaian Revitalisasi Stadion Teladan
Bupati Saipullah Tutup MTQ XXV Madina 2026, 250 Peserta Berkompetisi
komentar
beritaTerbaru