Jumat, 20 Maret 2026

"Syaipul Azhar" Korban Bakar Diri Akhirnya Meninggal Dunia

Administrator - Kamis, 29 November 2018 16:01 WIB

MEDAN | SUMUT24.co

Baca Juga:

Setelah kurang lebih selama 10 jam mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Haji Medan, akibat 90% luka bakar di tubuhnya, Syaiful Azahar Chaniago (57) yang merupakan pelaku bakar diri, akhirnya meninggal dunia, Rabu (28/11) malam.

Kepala Lingkungan (Kepling) 9, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, Paidi, mengatakan, saat ini korban yang merupakan warga Jalan Jermal V tersebut sudah dimakamkan diperkuburan umum Pasar V, Desa Tembung, Kab Deliserdang.

“Iya, korban sudah meninggal dan malam itu juga di makamkan. Almarhum meninggalkan seorang istri bernama Sami (55) dan dua anak, yakni Nina Yaroh (35) serta Abdul Haris (32),” ungkapnya kepada wartawan, Kamis (29/11).

Ia menyebutkan, sebelum jenazah penjual roti dan es krim keliling ini dikebumikan, terlebih dahulu dilakukan fardu kifayah di RS Haji. Selanjutnya jenazah korban lalu dibawa ke rumah duka dan dishalatkan di Masjid Al-Ridha Jalan Jermal 7, Kecamatan Medan Denai untuk berikutnya dimakamkan.

“Semasa hidupnya, almarhum merupakan sosok orang yang cukup dikenal rajin beribadah dan kerap ikut perwiritan di lingkungannya,” ujarnya.

Kapolsek Medan Area Kompol Kristian Sianturi mengatakan, sebelum melakukan aksi bakar diri, Rabu (28/11) pukul 10.20 WIB, korban terlebih dahulu menyiramkan bensin kesekujur tubuhnya.

Sehingga lanjut Kapolsek, warga yang melihat tubuh korban di lalap api langsung berupaya melakukan pertolongan, dengan menyiramkan air, lalu membawanya ke rumah sakit Muhammadiyah Medan, kemudian di rujuk ke rumah sakit haji.

Kristian menyampaikan, sesuai keterangan saksi yang diperoleh kepolisian, korban ternyata telah dua kali mencoba melakukan upaya bunuh diri, namun dapat digagalkan warga.

“Motif sementara yang kita dapatkan, korban melakukan percobaan bunuh diri karena mengalami tekanan ekonomi,” jelasnya.

Menantu korban, Khirul Zaman (35) mengaku mertuanya pernah berupaya bunuh diri dengan menenggak racun serangga. Beruntung, nyawa korban saat itu dapat diselamatkan.

“Sejak saya menikah dengan Nina pada tahun 2008, almarhum mertua saya sudah melakukan percobaan bunuh diri dengan meneguk racun serangga. Beruntung ketika itu nyawa mertua saya dapat diselamatkan,” katanya.

Berdasarkan informasi yang berkembang dimasyarakat, selain masalah ekonomi korban juga diketahui depresi lantaran mengidap diabetes dan darah tinggi yang tak kunjung sembuh. Hal itu diperparah dengan kondisi istrinya yang sedang sakit, shingga beban pikiran korban semakin berat selama sepuluh tahun.(W05)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Prabowo dan Megawati Bersilaturahmi Jelang Idulfitri 1447 H di Istana Merdeka
Kapolda Sumut Cek Arus Mudik di Labusel, Pantauan Real Time Andalkan Google Maps dan CCTV
RAMADHAN KE-29, BAKOPAM SUMUT BAGIKAN TAKJIL DAN SEMBAKO UNTUK PEKERJA JALANAN DI MEDAN AREA
Diujung Ramadan, Anto Genk dan Ari Sinik Kenang Jejak Jurnalistik Bersama
Kapolda Sumut Pantau Arus Mudik via Patroli Udara, Pastikan Jalur Aman dan Lancar
Kapolda Sumut Tinjau Pos Pam di Labuhanbatu, Pastikan Operasi Ketupat Toba 2026 Siap Amankan Arus Mudik
komentar
beritaTerbaru