Polresta Deli Serdang Gagalkan Peredaran 9 Paket Sabu di Beringin
Polresta Deli Serdang Gagalkan Peredaran 9 Paket Sabu di Beringin
kota
Baca Juga:
Peredaran narkoba ini terungkap saat Tim Gabungan dari BNN Sumut, Polda Sumut, Polrestabes Medan, Kodam I/BB, Dandim 0201/Medan, Danpomdam I/BB bersama Pemko Medan menggelar razia sarang narkoba serentak se-Indonesia.
Razia yang digelar mulai dari 3-7 November 2025 itu berhasil mengamankan barang bukti 35 kilogram sabu, 985 butir ekstasi (XTC), 178 catridge vape mengandung narkotika MDMA dan kokain, serta 59 tersangka.
Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Toga H. Panjaitan didampingi Kabid Berantas dan Intelijen Kombes Pol Charles Sinaga, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak, Wali Kota Medan Rico Waas, dan Danpomdam I/Bukit Barisan Kolonel Cpm Henry Simanjuntak menyampaikan keterangan pers di lokasi penggerebekan Jalan Balai Desa, Kelurahan Lalang, Kecamatan Sunggal.
Terlihat juga di lokasi Wadir Narkoba Polda Sumut AKBP Diari Estetika, Kasat Narkoba Polrestabes Medan Kompol Rafli Yunus Nugraha, dan Kapolsek Sunggal Kompol Bambang Gunanti Hutabarat.
Brigjen Toga mengatakan, razia penggerebekan dilakukan serentak se-Indonesia, dan wilayah Kampung Lalang menjadi salah satu basis narkoba yang selama ini belum tuntas diberantas.
"Hari ini kita lakukan razia, dan beberapa hari ke depan razia akan terus digelar di kawasan basis narkoba," ujarnya.
Ia menambahkan, lokasi tersebut diharapkan bisa dijadikan percontohan dan disarankan untuk diubah menjadi taman agar tidak kembali menjadi barak narkoba.
Masyarakat juga diimbau mendukung penuh program pemerintah memberantas narkotika, sebab Sumatera Utara menempati peringkat pertama penyalahgunaan narkoba di Indonesia, dengan lebih dari satu juta warga terpapar. "Para tersangka nantinya akan direhabilitasi," jelas Toga.
Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak menambahkan, selain kawasan Sunggal, razia gabungan juga dilakukan di Jalan Pasundan Gang Sedulur Kota Medan, Jalan Petunia Desa Namogajah Medan Tuntungan, dan Kabupaten Asahan.
"Khusus di lokasi Jalan Balai Desa Kampung Lalang, kita mengamankan seorang bandar berinisial MF yang membuat tiga barak narkoba," kata Kombes Calvijn.
Para pelaku menggunakan alat komunikasi (HT) untuk memantau situasi, sedangkan barak narkoba dikelilingi kawat berduri yang dialiri listrik. Para pengguna bahkan dibuat antre untuk membeli sabu di tiga barak tersebut.
"Kami akan fokus di kawasan Sunggal, Helvetia, dan beberapa kecamatan di Medan," tegas Calvijn.
Dalam operasi gabungan ini, tim juga berhasil mengungkap 25 kilogram sabu di perairan Asahan dengan tersangka HP dan seorang DPO berinisial X. Selain itu, 10 kilogram sabu lainnya diamankan dari dua tersangka, ZK dan IP, serta seorang DPO berinisial AW.
Tempat yang digunakan pelaku juga membuka lapak perjudian dindong dan tembak ikan. Tim gabungan akan terus mendata seluruh barak narkoba di Medan.
"Tidak ada lagi oknum masyarakat yang menghalangi petugas. Kita akan tindak tegas. Kalian bisa lari, tapi tidak bisa bersembunyi," pungkas Calvijn.
Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Waas menegaskan, daerah Kampung Lalang kini menjadi perhatian khusus pemerintah.
"Tidak boleh ada lagi ruang bagi peredaran narkoba di Medan. Seluruh Forkopimda menolak keras narkoba. Kami tidak mau ada lagi keluarga di Medan yang menjadi korban," ujarnya.
Rico mengapresiasi kerja sama BNN, Polda, Polres, dan TNI dalam memerangi narkoba. "Daerah-daerah rawan narkoba harus kita petakan dan pastikan tidak ada lagi ruang untuk narkoba," ucapnya.
Dua warga Tanjung Balai bernama Irwansyah dan Zulkarnaen turut ditangkap Satres Narkoba Polrestabes Medan di Jalan Tol Kisaran saat menuju Medan. Dari keduanya, polisi menyita barang bukti 10 kilogram sabu.
"Kita menangkap dua orang dengan barang bukti 10 kg sabu beberapa waktu lalu," ungkap Kombes Calvijn.
Irwansyah mengaku nekat menjadi kurir karena faktor ekonomi. Ia dijanjikan upah Rp5 juta jika berhasil membawa sabu ke Medan. "Karena ekonomi lah. Biasanya saya kerja buruh bangunan," ujarnya.
Ia mengaku baru pertama kali berurusan dengan sabu. Barang itu diterimanya dari pria berinisial AW yang kini masih buron.
"Si AW itu yang nyuruh. Anggotanya yang kasih barang ke aku. Aku ngajak kawan, si Zulkarnaen, tapi dia nggak tahu kalau aku bawa narkoba," katanya.
Irwansyah tidak tahu sabu yang dibawanya akan diberikan ke siapa setibanya di Medan. "Belum ada arahan mau diletakkan di mana. Aku nunggu ditelpon," ujarnya.
Di lokasi yang sama, Zulkarnaen mengaku tidak tahu menahu soal sabu itu. "Saya cuma diajak ke Medan menemani dia. Saya nggak tahu dia bawa apa," katanya.(W02)
Polresta Deli Serdang Gagalkan Peredaran 9 Paket Sabu di Beringin
kota
MEDAN, SUMUT24.CO Rangkaian tiga event besar yang digelar Pemerintah Kota Medan dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke436 Kota Medan sukses
News
Dengarkan Aspirasi Warga, Bupati Siapkan Sejumlah Program Pembangunan untuk Namorambe
kota
Sampaikan Pesan Provokatif, Ketua FKDM Deli Serdang Dicopot Bupati
kota
Aparat Diminta Usut Kelangkaan BBM di Sumut, Kornas Azmi Hadly Diduga Ada Permainan Oknum Pejabat Pertamina
kota
Ditressiber Polda Sumut Bongkar Modus Pornografi Digital, Pelaku Gunakan AI Manipulasi Foto Korban
kota
Antrean Pengisian BBM Mengular, Polresta Deli Serdang Lakukan Pengamanan dan Pengaturan Jalur Disetiap SPBU
kota
Jatanras Polda Sumut Tangkap 2 Pelaku Penyerangan Anggota Polisi, 9 Orang Masih Buron
kota
Polrestabes Medan Gerebek Lokasi Judi Tembak Ikan di Brayan 2 Mesin & 5 Operator nya Diamankan.
kota
sumut24.co MedanMenjawab kebutuhan masyarakat yang semakin mengandalkan konektivitas digital untuk bekerja, belajar, berkomunikasi, hingga
Ekbis