KPK Sita Uang Rp1,4 Miliar dan Emas dalam OTT di BNPB, Sekretaris Utama Ikut Diamankan
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Baca Juga:
Tragedi demi tragedi di Bumi Gordang Sembilan yang menimpa para penambang dan bahkan anak-anak tak berdosa, menjadi kado pahit yang mengguncang nurani.
Di tengah semangat institusi kepolisian sebagai yang menegakkan hukum dan menjaga keselamatan publik, fakta bahwa PETI masih menjamur dan menelan korban jiwa menjadi alarm keras bahwa tindakan tegas tak bisa lagi ditunda.
*6 Tragedi Tambang Ilegal dalam 30 Hari: Potret Buram Keamanan di Mandailing Natal*
1. Tertimbun Material Tambang di Aekorsik (15 Mei 2025)
Ahmad Mudo Harahap (48), warga Desa Suka Makmur, meninggal dunia setelah tertimpa material tanah saat menambang secara ilegal di Aekorsik, Desa Tagilang Julu. Insiden ini menjadi lonceng peringatan pertama atas buruknya sistem keselamatan di tambang liar.
2. Longsor di Bulu Cino Renggut Warga Lingga Bayu (22 Mei 2025)
Maradongan (55), warga Kampung Baru, tertimbun tanah saat menambang emas di Bulu Cino. Area ini dikenal sebagai lokasi rawan longsor, tapi masih terus dieksploitasi tanpa perhitungan geoteknik.
3. Pemuda 25 Tahun Tewas Tertimbun (25 Mei 2025)
Abi Kholifah (25) dari Desa Ampung Siala tewas tertimbun tanah saat menambang. Kejadian ini menggambarkan minimnya standar keselamatan dan lemahnya pengawasan di lapangan.
4. Tragedi Tambang di Simpang Durian (13 Juni 2025)
Rokman meninggal setelah tertimbun batu besar di tambang milik seseorang berinisial "P" di Desa Simpang Durian. Tragedi ini memperlihatkan masih banyaknya oknum yang bermain dalam praktik tambang ilegal.
5. Dua Bocah Tewas di Kolam Tambang (29 Mei 2025)
Regina (10) dan Sopiah (9) tenggelam di lubang bekas tambang emas di Desa Rantobi. Kolam maut ini tidak diberi tanda bahaya, apalagi dipagar, menunjukkan kelalaian yang fatal.
Di tengah peringatan Hari Bhayangkara ke-79, tragedi ini harus menjadi cambuk bagi semua pihak termasuk aparat kepolisian, pemerintah daerah, dan instansi terkait untuk tidak hanya merayakan seremonial, tetapi juga menegakkan keadilan dan keselamatan rakyat secara nyata.
"Tambang ilegal bukan hanya merusak lingkungan, tapi juga merenggut nyawa. Harus ada upaya bersama untuk menyelamatkan masyarakat dari bencana yang terus mengintai ini," ucap Pemerhati lingkungan Tabagsel, Bang Regar.
Kondisi ini seharusnya menjadi prioritas kerja Polres Mandailing Natal dan aparat penegak hukum lainnya. Pengawasan ketat terhadap aktivitas tambang ilegal, penindakan terhadap pemilik modal, serta rehabilitasi lingkungan bekas tambang harus segera dilaksanakan.zal
JAKARTA SUMUT24.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp1,4 miliar dan sejumlah emas dalam operasi tangkap tang
Hukum
Dr. Ramces Pandiangan Bersuara Keras, Dugaan Pengerusakan oleh Satpol PP Deli Serdang Kini Dilaporkan ke Polisi
News
FABEM SUMUT DAN MASKER PRAGI UCAPKAN SELAMAT BERTUGAS DIRUT PT.PLN SUROSO ISNANDAR
News
D&rsquoLegends Sumut Serahkan Sertifikat Touring Medan&ndashBanda Aceh, Kurniawan Tekankan Semangat Persaudaraan
News
sumut24.co SimalungunWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPP
Umum
KPK Tetapkan 5 Tersangka Korupsi Dana Siap Pakai BNPB, Adik Kepala BNPB Ikut Terjerat
News
sumut24.co MedanPemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup memantau perkembangan kualitas udara menyusul sebaran kabut asap lintas batas y
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menggelar Rapat Evaluasi dan Koordinasi Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (M
News
JAKARTA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan delapan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan kasus dugaan korupsi pembanguna
Hukum
Publik Berhak Tahu! Proyek Infrastruktur Padangsidimpuan Gagal Tender, Transparansi Anggaran 2026 Dipertanyakan
News