BATU BARA l SUMUT24.co
Oknum berseragam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Labuhan Ruku, Batubara babak belur digebukin massa, karena mengaku salah membawa sepeda motor (kereta) di Desa Sei Balai Kecamatan Talawi.
“Gak nyuri aku, untuk apa aku nyuri pak. Salah bawak kereta aku tadi,” kata AS alias Ian Ente saat menjalani perawatan di puskesmas Lima Puluh dikawal personil Polsek Lima Puluh dan Polres Batubara, Kamis (17/5).
Saat ditanyai wartawan, ia mengaku hendak pergi ke Medan.
“Aku dari Lapas jam 10, naik kereta Vario. Kereta ku tinggal didaerah Simpang Sei Bejangkar. Terus aku jalan, ku tenggok ada kereta Karisma tegantung kuncinya. Itu la ku bawa. Pas ku bawa, aku diteriaki massa dan dikejar sampai Sumber Padi, Kecamatan Lima Puluh, disitu la aku digebukin,” katanya.
Menjawab wartawan terkait tempat pengambilan sepeda motor, terduga pelaku juga tidak tau dimana lokasinya.
“Lupa aku tempatnya dimana tadi. Tapi keretaku, ku tinggal di halte Sei Bejangkar,”ujarnya.
Menurut informasi diterima, SUMUT24.co terduka pelaku ini berhasil diselamatkan dari amukkan massa setelah Personil Polsek Lima Puluh melintas di Desa Sumber Padi. Selanjutnya diamankan di Mapolsek Lima Puluh dengan kondisi luka-luka, ia pun dibawa ke Puskesmas Lima Puluh. Usai dirawat, dengan tangan diborgol terduga digiring Personil Polres Batubara untuk menjalani pemeriksaan.(Jo)
Baca Juga:
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News