Jumat, 13 Februari 2026

Diduga Gegara Futsal, Mahasiswa Nommensen Saling Serang

Administrator - Rabu, 18 April 2018 16:24 WIB
Diduga Gegara Futsal, Mahasiswa  Nommensen Saling Serang

MEDAN | SUMUT24

Baca Juga:

Mahasiswa Nommensen antara Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik Mesin bentrok di areal Kampus Nommensen Medan. Kedua kubupun saling lempar batu dan benda keras lainya yang terlihat di sekitar kampus.

Batu berukuran kecil dan besar serta kayu beterbangan di areal kampus tersebut.

Informasi yang diterima wartawan, menurut salah seoang mahasiswa Universitas Nommensen mengaku bernama Beny mengatakan, bentrokan terjadi berawal dari pertandingan futsal.

“Dalam pertandingan futsal, Fakultas pertanian kalah 2-3 atas Teknik Mesin. Terus enggak tahu entah kenapa mereka ribut. Dan bentroka tidak terelakan hingga sampai didalam kampus,” ucapnya, Rabu (18/4).

Sementara, menurut salah seorang Mahasiswa Nomensen lainya bernama, Tony tidak menampik, jika bentrokan terjadi lantaran bermain Futsal.

“Lantaran kalah, mahasiswa Teknik Mesin sempat berkata kotor kepada pemain mahasiswa Pertanian, sehingga menimbulkan perselisihan,” ujarnya.

Dari amatan wartawan, atas peristiwa tersebut, kedua kelompok mahasiswa berbeda jurusan itu saling lempar batu.

Dalam bentrok tersebut, juga terdengar suara bunyi ledakan seperti mercon pun ikut dilempar mahasiswa. Mendengar ledakan tersebut, Tony membenarkan bahwa ada pelemparan mercun.

Perselisihan kedua kubu tersebut, areal kampus terlihat bertebaran batu berukuran kecil dan besar, kayu dan kampus terlihat kotor karena lemparan batu dan pasir.

Ratusan Mahasiswa Universitas Nomensen sempat berbondong-bondong menyaksikan bentrokan antara Mahasiswa Pertanian dan Teknik Mesin.

Bentrok kedua fakultas tersebut sudah kondusif dan aktivitas kampus sudah kembali berjalan dengan baik, setelah polisi menengahi perselisihan kedua kubu dan pihak kampus.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Igede Sakti, terjun mengamankan bentrok dua kubu tersebut. Ia mengatakan bahwa bentrokan tersebut harus diredam pihak kampus.

“Inikan intern pihak kampus, kami hanya bisa mendamaikan, tapi kalau sudah berdampak keluar kampus, kami akan bertindak,” ujarnya saat berdiskusi dengan pihak Kampus Universitas Nomensen, Rabu (18/4).

Senada dengan AKBP Igeda Sakti, Kapolsek Medan Timur, Kompol Wilson Pasaribu, juga mengatakan polisi akan mendamaikan mahasiswa.

“Bentrokan mahasiswa ini sudah kerap terjadi di kampus ini. Jadi kalau ini berdampak keluar kami tangkapan mahasiswanya. Saya pun kaget tadi, saya kira peluru, ternyata mercun dalam bentrokan itu. Jadi saya harap, pihak kampus segera menangani masalah ini,” ucapnya saat berdiskusi dengan pihak kampus.

Seusai bentrokan tersebut, pihak kebersihan kampus pun mulai membersihkan areal kampus, karena batu kerikil serta kayu ikut bertebaran di areal kampus.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Peringati Bulan K3 Nasional, PLN UID Sumatera Utara Gelar Donor Darah Dan Mini Medical Check Up
UIP SBU Terima Penghargaan Pada Safety Town Hall Meeting PLN 2026
Perkuat Meritokrasi, Polri Konsolidasikan Asesor Assessment Center
Gelar Pelatihan Desa Siaga Bencana, PLN Perkuat Kesiapsiagaan Masyarakat Hadapi Bencana
Inalum Hilirisasi, Bangun Smelter Terpadu Rp104 Triliun di Kalbar
APMPEMUS Sumut Nilai SPPG Sei Rampah Belum Layak, Soroti Luas Bangunan dan Pengelolaan Limbah
komentar
beritaTerbaru