Momentum HPN ke-80 Tahun 2026, AKBP Wira Prayatna bersama Jurnalis Kompak Jaga Kamtibmas di Mako Polres Padangsidimpuan
Momentum HPN ke80 Tahun 2026, AKBP Wira Prayatna bersama Jurnalis Kompak Jaga Kamtibmas di Mako Polres Padangsidimpuan
kota
MEDAN |SUMUT24 Insiden percobaan penyerangan sejumlah siswa SMAN 2 ke SMA Harapan di Jalan Imam Bonjol, kemarin (8/8) sempat membuat panik sejumlah pengendara motor dan mobil yang melintas di depan SMA Harapan. Guna meredam ketakutan masyarakat, polisi pun mengimbau seluruh Kepala Sekolah SMA di Kota Medan untuk memantau aktivitas siswanya.
Baca Juga:
- Momentum HPN ke-80 Tahun 2026, AKBP Wira Prayatna bersama Jurnalis Kompak Jaga Kamtibmas di Mako Polres Padangsidimpuan
- Bupati Putra Mahkota Alam Pimpin Rapat Penting, Palas Ramadhan Fair 2026 Siap Digelar
- HPN ke-80, Pemkab Palas Gelar Ramah Tamah Bersama Insan Pers: Bupati PMA Tekankan Peran Pers Sehat untuk Bangsa Kuat
“Dalam hal ini, kami mengimbau kepada tiap-tiap kepala sekolah dan guru-guru untuk selalu memantau dan mengawasi kegiatan siswanya. Jangan sampai para siswa ini melakukan tawuran yang merugikan masyarakat,” kata Kapolsek Medan Baru Komisaris Ronni Bonic, Selasa (9/8).
Dijelaskan Ronni Bonic, pihak sekolah juga harus mampu melihat indikasi tindakan menyimpang para siswa. Jika ditemukan siswa berkumpul-kumpul, ada baiknya diminta membubarkan diri.
“Sekolah harus imbau siswa-siswa ini. Mereka harus diberi pengarahan untuk tidak melakukan tindakan anarkis,” kata Ronni.
Dalam kasus ini, lima orang siswa SMAN 2 sempat diamankan ke Polsek Medan Baru. Mereka yang diamankan itu sempat mencoba melakukan penyerangan ke SMA Harapan.
Setelah menjalani proses penyelidikan, kelima siswa tersebut dipulangkan. Mereka diminta membuat surat perjanjian.
“Saya harapkan, para kepala sekolah bisa mengarahkan para siswa ke arah yang lebih positif,” ungkap Ronni.
Lima Siswa SMAN 2 Dipulangkan Sementara itu, lima orang siswa dari SMA Negeri 2 yang sempat terlibat percobaan penyerangan ke sekolah SMA Harapan di Jalan Imam Bonjol akhirnya dipulangkan polisi. Kelimanya sempat didata dan dimintai identitas lengkapnya agar tidak mengulangi lagi perbuatan kriminal tersebut.
“Setelah kami amankan kemarin, kelima siswa itu kami data. Kemudian kami panggil orangtuanya masing-masing,” kata Kapolsekta Medan Baru, Komisaris Ronni Bonic, Selasa (9/8).
Bonic menjelaskan, selain memanggil orangtua siswa, ia juga memanggil pihak sekolah. Para siswa yang terlibat percobaan penyerangan itu akan diberikan teguran dari sekolahnya.
“Mereka yang kami amankan membuat surat perjanjian. Setelah itu kami pulangkan ke orangtuanya masing-masing,” kata Bonic.
Sebelumnya, sejumlah siswa SMAN 2 bersama siswa SMAN 5 mendatangi SMA Harapan dengan menunggangi motor. Mereka berencana melakukan penyerangan pascapertandingan futsal di gedung olahraga (GOR) Jalan Pancing, Medan.
Diduga kuat, persoalan ini karena salah paham saat berada di lapangan. Siswa SMAN 2 tidak terima dengan ucapan kotor siswa SMA Harapan. (R02)
Momentum HPN ke80 Tahun 2026, AKBP Wira Prayatna bersama Jurnalis Kompak Jaga Kamtibmas di Mako Polres Padangsidimpuan
kota
Bupati Putra Mahkota Alam Pimpin Rapat Penting, Palas Ramadhan Fair 2026 Siap Digelar
kota
HPN ke80, Pemkab Palas Gelar Ramah Tamah Bersama Insan Pers Bupati PMA Tekankan Peran Pers Sehat untuk Bangsa Kuat
kota
Bupati Saipullah Resmikan Lopo Tepsun, Ekonomi Desa Padang Laru Diproyeksi Meningkat
kota
Pemkab Padang Lawas Utara Tes Urine Pejabat, Bupati Tegaskan Perang Total Lawan Narkoba
kota
Setetes Darah untuk Sesama, Ini Komitmen PT NSHE Sambut Bulan K3 Nasional 2026
kota
Transaksi Sabu di Jalinsum Sipirok Digagalkan, Pemuda 31 Tahun Dibekuk Polres Tapsel
kota
Harga dan Pasokan Bahan Pokok Stabil, Pemkab Paluta Lakukan Monitoring Pasar
kota
Polres Padangsidimpuan Jemput Paksa Wakil Direktur CV Karya Indah Sumatera, AKBP Wira Prayatna Terus Lakukan Pengembangan Projek Taman Dek K
kota
Pekan Jonjong Jadi Target Transaksi, Polres Padangsidimpuan Sita Ganja dan Sabu dari Tangan Pemuda 22 Tahun
kota