Sabtu, 30 Agustus 2025

DPRDSU Minta Kapoldasu Segera Tutup Aktifitas Perjudian

Administrator - Senin, 08 Agustus 2016 11:35 WIB
DPRDSU Minta Kapoldasu Segera  Tutup Aktifitas Perjudian

MEDAN | SUMUT24 Ketua Komisi E DPRD Sumatera Utara, Syamsul Qadri Marpaung LC mendesak Kapdasu agar mengeluarlan instruksi ke jajaran Polres untuk menutup segala jenis judi. Sebab, judi di sumatera utara sudah kembali marak hingga pelosok desa.

Baca Juga:

“Kita harapkan Kapolda Sumut yang baru saat ini dijabat Raden Budi Winarso, agar dalam menjalankan tugasnya di daerah ini mampu seperti sosok Kapolda Sumut yang lalu saat dijabat Jenderal Sutanto. Kita bangga saat Kapolda dijabat Sutanto, dirinya berani tegas melawan dana memberantas segala aksi perjudian di daerahnya,” kata Syamsul Qadri kepada wartawan di gedung dewan Jalan Imam Bonjol Medan, Senin (18/4).

Syamsul Qadri mengemukakan hal itu juga terkait adanya desakan kalangan masyarakat khususnya mengatasnamakan GP Ansor meminta personil Polda Sumut turun tangan memberantas praktik judi togel yang kian marak di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Batubara baik kecil maupun besar.

Syamsul Qadri berharap Kapoldasu proaktif menyikapi dan merespon desakan masyarakat tersebut. “Kita berharap Poldasu tegas dalam melawan dan memberantas praktik perjudian di seluruh daerah di Sumatera utara. Tindak tegas bila perlu copot anggota kepolisian yang terbukti melindungi segala praktik perjudian di daerah ini,” kata politisi PKS ini.

Sebab, lanjut wakil rakyat asal pemilihan Kabupaten Asahan, Batubara dan Kota Tanjungbalai ini, praktik perjudian di daerah pemilihan sudah sangat mengkhawatirkan dan meresahkan. Untuk itu, Syamsyul Qadri menekankan, jajaran kepolisian jangan ada lagi ditemui ‘bermain’melindungi praktik perjudian.

Syamsul Qadri juga meminta kepolisian kembali menggiatkan razia di jajarannya sebagai aksi pemberantasan praktik perjudian. “Kita harapkan jangan ada lagi kedepannya razia yang dilakukan kepolisian hanya sekadaranya saja atau saat mau menjelang bulan ramadhan saja. Namun hendaknya razia dilakukan secara benar dan serius,” katanya.

Dia juga berharap razia atau pemeriksaan dilakukan kepolisian terhadap pelaku praktik perjudian, hendaknya jangan hanya sekadar menjaring juru tulisnya saja. “Sebaliknya kita harapkan bos praktik perjudian tersebut yang diamankan, bukan hanya juru tulisnya saja. Kenapa saat masa Sutanto bos-bos judi di daerah ini bisa ditangkap dan diamankan, tapi kenapa saat ini sepertinya belum ada yang ditangkap,” sebutnya (bersambug). (Red)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Memaknai Istilah “Circle KPK”: Antara Muryanto, Bobby, dan Topan
Demokrat Usulkan Anjar Asmara Isi Kekosongan Wakil Bupati Ciamis
Usut Keterlibatan Mantan Bupati Deliserdang dalam Kasus Penjualan Aset PTPN II
Perumda Tirtanadi Makin Permudah Pelanggan Bayar Tagihan Air Melalui Bank dan Virtual Account
Terlapor di Polda Metro Jaya, PT PAM Mineral Kini Disomasi PT Celebes Adhi Perkasa
Kapolda Sumut Apresiasi Mahasiswa dan Ojol Gelar Unjuk Rasa Dengan Damai di DPRD Sumut
komentar
beritaTerbaru