Minggu, 12 April 2026

Polresta Medan Kecolongan -Keponakan Kanit Intel - Tiga Juhar Dibegal

Administrator - Kamis, 28 Juli 2016 09:16 WIB
Polresta Medan Kecolongan -Keponakan Kanit Intel - Tiga Juhar Dibegal

MEDAN | SUMUT24 Polresta Medan sudah membentuk Tim Anti Begal, namun kinerjanya perlu ditingkatkan lagi dengan tujuan agar aksi kejahatan jalanan ini dapat diberantas secara maksimal. Pasalnya, meski sudah ada pelaku begal yang ditembak mati, namun hal itu belum membuat takut komplotan begal lainnya.

Baca Juga:

Seperti yang dialami Raja Paratama (17), ABG keponakan Kanit Intel Polsek Tiga Juhar, Aiptu Sahat Lasmian Ginting, ini jadi korban begal usai mengantar pamannya ke Sekolah Polisi Negara (SPN) Sampali, Jalan Bhayangkara, Kecamatan Medan Tembung.

Informasi yang dihimpun wrtawan, Rabu (27/6) menyebutkan, kemarin malam sekira pukul 19.00 WIB, Saat melintas di Jalan Mandala By Pas, persis di Simpang Jalan Tangguk Bongkar V, Kecamatan Medan Denai, ia dipepet tiga pelaku begal yang bonceng tiga mengendarai sepeda motor.

Ketika korban berselisih jalan dengan pelaku, salah seorang menendangnya hingga terjatuh. Para pelaku kemudian berhenti dan turun dari sepeda motornya. Tanpa banyak bicara, para pelaku memukuli korban hingga babak belur.

Korban mengaku sempat berteriak minta tolong, karena jalanan ramai. Namun tak satu pun pengguna jalan yang memberikan pertolongan.

Korban pun pasrah saat sepeda motor Honda Supra X 125, BK 3730 AAT yang dikendarainya digondol komplotan begal itu. Akhirnya korban didampingi tantenya melaporkan kejadian itu ke Polsek Medan Area.

Saat dikonfirmasi wartawan, Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Benres Tarigan mengatakan, kasus tersebut masih diselidiki untuk menangkap pelakunya. “Pelaku masih dalam penyelidikan,” terangnya.(W02)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Jelang Seri Kalimantan, Ijeck Pilih Latihan di Sprint Rally Sumut
Antonius Tumanggor Siapkan Posko Khusus KTP, KK, hingga Akta Siap Dibereskan
Pembicaraaan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS
Kasat Reskrim dan Kasat Lantas Polrestabes Medan Diganti
Bupati Tulungagung Terseret Kasus Pemerasan, Dana Dipakai untuk Kepentingan Pribadi hingga THR Forkopimda
Kepala OPD di Tulungagung Diduga Diperas, KPK: Ada yang Sampai Pinjam Uang
komentar
beritaTerbaru