Minggu, 12 April 2026

Pengusaha Ulos Dijambret 10,5 Gram Emas Lewong

Administrator - Rabu, 13 Januari 2016 05:54 WIB
Pengusaha Ulos Dijambret 10,5 Gram Emas Lewong

SIANTAR | SUMUT24 Saat naik sepeda motor menuju Pasar Horas, kalung emas pengusaha ulos Friska Tampubolon (27) dijambret di Jalan Wahidin Kelurahan Dwikora, Senin (11/1) sekira pukul 13.00 WIB. Akibat kejadian itu Friska mengalami kerugian 10,5 gram emas.

Baca Juga:

Usai kejadian itu, didampingi beberapa orang keluarganya, korban pun mendatangi Mapolres Siantar untuk melaporkan kejadian tersebut.

Namun, setelah melaporkan apa yang sudah terjadi ke personel Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Siantar, petugas pun menyarankan agar membuat laporan pengaduan ke Mapolsek Siantar Barat karena lokasi kejadian berada di wilayah hukum Siantar Barat.

Ditemui di Mapolres Siantar, Friska, warga Jalan Rakutta Sembiring, Kelurahan Naga Pita, bercerita bahwa sebelum kejadian itu terjadi, ia berangkat dari kediamannya dengan mengendarai sepedamotor Honda Supra X BK 6079 TAJ berwarna hitam menuju lokasi usahanya di Pasar Horas.

Dan setibanya di lokasi kejadian, korban tiba-tiba didekati oleh dua orang yang berboncengan dengan mengendarai sepedamotor jenis bebek. Saat sepedamotor kedua pelaku sudah sangat berdekatan dengan sepedamotor korban, pelaku yang berada di boncengan langsung menarik kalung emas yang berada di leher korban.

Berhasil menarik kalung emas itu, kedua pelaku langsung melarikan diri dengan kecepatan tinggi ke arah Jalan Cokro. Dan meski berusaha dikejar, namun jejak kedua pelaku sudah tidak diketahui lagi.

“Dua orang pelakunya. Kalung emasku ditarik yang dibonceng itu. Pas mau ke belakang pajak itulah aku. Naik kereta Supra warna hitam orang itu. Nggak ada plat nya. Padahal pas di jalan, aku nggak ada merasa diikuti dari belakang. Tapi tiba-tiba sudah ditarik kalungku,” ungkapnya.Korban juga mengatakan bahwa kedua pelaku menghilang di Jalan Cokro.

“Sempat juganya dikejar. Tapi nggak dapat. Lurus terus orang itu ke arah GOR. Disitulah orang itu sudah nggak nampak lagi,” lanjutnya.

Ditanya menganai ciri-ciri pelaku, korban menjelaskan bahwa pelaku yang menarik kalungnya tersebut mengenakan kaos berwarna merah.

“Kalau yang dibonceng itu pakai kaos warna merah. Nggak pakai helm orang itu,” paparnya. Kapolsek Siantar Barat AKP David Sinaga membenarkan bahwa pihaknya tengah menangani kasus tersebut. “Laporan pengaduan korban sudah kita terima dan saat ini kita masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus itu,” ucapnya. (Met)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
Pembicaraaan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS
Kasat Reskrim dan Kasat Lantas Polrestabes Medan Diganti
Bupati Tulungagung Terseret Kasus Pemerasan, Dana Dipakai untuk Kepentingan Pribadi hingga THR Forkopimda
Kepala OPD di Tulungagung Diduga Diperas, KPK: Ada yang Sampai Pinjam Uang
Rico Waas Lepas Ribuan Kafilah, Kemeriahan Pawai Ta’aruf Tandai Dimulainya MTQ ke-59 Kota Medan
Pereli Senior Sumut Ijeck Akui Trak Gravel Lebih Menantang Ketimbang Aspal di Sprint Rally Putaran
komentar
beritaTerbaru